Francine Widjojo PSI Minta LRT Jakarta Optimalkan Jumlah Penumpang agar Tidak Bebani APBD DKI

Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Francine Widjojo, mendorong LRT Jakarta untuk mengoptimalkan pendapatannya dari rute Velodrome-Manggarai agar tidak bergantung terus dari subsidi APBD DKI.

‎Francine mendorong LRT Jakarta yang merupakan anak perusahaan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro itu harus memaksimalkan jumlah penumpang yang naik moda transportasi tersebut.

‎“Untuk memperbanyak transportasi publik dan meningkatkan mobilitas tentu kami setuju dan mendukung. Tinggal ke depannya bagaimana LRT ini mengoptimalkan pendapatan. Jadi, jangan terus menerus membebani APBD dengan pemberian subsidi terus menerus,” kata Francine Widjojo dalam keterangannya dikutip Jumat, 4 September 2026.

‎Adapun cara untuk meningkatkan jumlah penumpang LRT Jakarta, menurut Francine, adalah dengan meningkatkan integrasi layanan tersebut dengan transportasi publik lainnya dan mempermudah akses bagi para pejalan kaki di sekitar area stasiun.

‎Selain itu, Francine juga mendorong agar LRT Jakarta mengembangkan serta meningkatkan pendapatan non-farebox atau selain tiketnya. Salah satunya, itu bisa dicapai dengan menambah tenant yang menyewa tempat di area stasiun LRT untuk berjualan makanan serta minuman.

Kereta modern LRT Jakarta siap beroperasi melayani rute Velodrome-Manggarai. Foto: Jakpro.

‎“Selain tadi bagaimana caranya untuk meningkatkan jumlah penumpang, kemudian diintegrasi dengan pejalan kaki, dan dengan transportasi publik supaya mudah aksesnya, serta bisa saling berhubungan dengan transportasi publik lainnya. Kemudian, perlu dicari juga bagaimana caranya lebih proaktif lagi untuk meningkatkan pendapatan non-fareboxnya,” ucapnya.

‎Francine mengevaluasi layanan LRT Jakarta yang masih belum optimal hingga kini, dengan harapan hal itu bisa diperbaiki ke depannya dengan adanya perpanjangan rute.

‎Selain itu, ia juga meminta agar jumlah gerbong dalam rangkaian LRT Jakarta dievaluasi guna mengoptimalkan jumlah penumpang yang naik setelah dilakukannya penambahan stasiun pemberhentian.

‎“Sepengetahuan kami, yang sudah berjalan masih belum optimal lah. Masih belum banyak penumpangnya. Mungkin, salah satu penyebabnya karena rangkaian gerbongnya juga masih sedikit ya, kalau kita bandingkan dengan MRT misalnya yang jumlah gerbongnya jauh lebih banyak dan satu gerbongnya kapasitasnya juga lebih besar,” ucapnya.

‎Francine juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam menyelenggarakan layanan LRT Jakarta yang rutenya baru saja diperpanjang belum lama ini dan diperkirakan beroperasi tidak lama lagi.

‎“Tentu, pasti keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna transportasi publik, termasuk juga bagaimana transportasi ini saling berkaitan dan bisa saling berhubungan antara LRT, MRT, maupun TransJakarta dengan JakLingko-nya. Sehingga, masyarakat bisa dengan mudah bermobilitas tanpa ada hambatan, misalnya aksesnya terlalu jauh, atau aksesnya sulit dan seterusnya,” kata Francine Widjojo PSI. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Siapkan SDM Nuklir RI, ITPLN Luncurkan Buku Teknologi PLTN di ICE BSD

Jakarta - Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan buku “Awareness...

Dirut Ancol Tak Beri Izin Event Scream or Dance 2026 yang Disponsori Chivas Regal

‎Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. memastikan rencana...

‎Guru Besar ITPLN Prof. Syamsir Abduh: Ekspor Listrik Bisa Percepat Pengembangan Energi Bersih

‎Jakarta - Guru Besar Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof....

Sengkarut Status Manajer Kopdes Merah Putih, Ekonom Minta Jangan Ada Dua Pusat Komando

‎Jakarta - Perbedaan pernyataan pemerintah mengenai status dan posisi...

‎Kantor Hukum Ksatria Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Stifan Heriyanto dan Gopur Bule Siap Kawal Proses Hukum

‎Jakarta - Kasus dugaan pencabulan menjadi perhatian publik. ‎Seperti...

Berita Terbaru

Popular Categories