Jakarta – Festival musik tahunan Synchronize Fest 2026 kembali menghadirkan momen-momen bersejarah bagi penikmat musik tanah air. Berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (18/10), panggung Dynamic Stage menjadi saksi bisu penampilan sarat emosi dari salah satu grup musik pop Melayu paling berpengaruh di Indonesia, Kangen Band.
Kehadiran kelompok musik yang terbentuk pada tahun 2005 ini tidak hanya sekadar menyuguhkan nostalgia masa lampau, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam mengenai soliditas internal di tengah dinamika industri musik yang mereka hadapi.
Rangkaian penampilan Kangen Band pada malam tersebut dibuka secara langsung oleh sang vokalis, Andika Mahesa, bersama gitaris utama Dodhy Hardiyanto serta jajaran personel lainnya. Lagu andalan bertajuk “Terbang” dan “Doy” dipilih sebagai nomor pembuka yang langsung menarik perhatian ribuan penonton yang memadati area panggung.
Di sela-sela aksi panggungnya, Andika menyampaikan apresiasi dan pandangannya terhadap perhelatan Synchronize Fest. Menurutnya, festival ini memiliki nilai historis yang krusial dalam perjalanan reunifikasi grup musik mereka.
“Lagi-lagi diundang di Synchronize, terima kasih banyak. Karena Synchronize ini adalah acara yang mempertemukan Kangen Band kembali lagi. Dari tahun 2019 saya kembali lagi ke Kangen Band, dan acara yang paling menggabungkan kita adalah acara Synchronize,” ujar Andika di hadapan publik.
Konsistensi Kangen Band dalam mempertahankan eksistensi karya mereka terbukti dari antusiasme penonton lintas generasi. Lagu-lagu legendaris seperti “Pujaan Hati”, “Kembali Pulang”, “Selingkuh”, hingga “Cinta Sampai Mati” dibawakan secara bergantian dan disambut dengan koor massal dari para penonton.
Suasana keakraban tampak jelas ketika Andika mengajak penonton untuk bernyanyi bersama. Pendekatan interaktif tersebut berhasil mencairkan suasana dan memperkuat ikatan emosional antara musisi dan para penggemar setianya.
Aspek emosional dalam pergelaran ini semakin terasa ketika Kangen Band membawakan singel populer “Tentang Aku, Kau & Dia”. Di tengah jalurnya lagu, Andika menghadirkan kejutan dengan mengajak putrinya, Kirana Velovoice, naik ke atas panggung untuk bernyanyi mendampinginya.
Momen kebersamaan ayah dan anak tersebut diakhiri dengan sebuah pelukan hangat, yang disambut antusias serta tepuk tangan riuh dari para penonton yang memenuhi area Dynamic Stage.
Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026 juga menjadi wadah klarifikasi resmi terkait dinamika internal yang sempat menjadi perbincangan publik. Sebelumnya, pada tanggal 12 September 2026, Dodhy sempat mengumumkan melalui akun Instagram pribadinya mengenai pembubaran Kangen Band.
Kendati demikian, keputusan tersebut segera dianulir menyusul komitmen bersama untuk melanjutkan perjalanan karier musik mereka.
Memanfaatkan panggung berskala besar tersebut, Andika secara terbuka menyampaikan pesan persahabatan sekaligus harapan agar ikatan profesional dan emosional di antara mereka tetap terjaga demi para penggemar dan kelangsungan karya-karya selanjutnya.
“Gua sudah kenal lu terlalu lama, sampai separuh hidup gua itu bermain sama lu. Jadi gua harap ini saksinya kita enggak boleh bubar-bubar lagi, Dod. Banyak yang sayang sama Kangen Band, Dod. Banyak anak-anak kita terlahir dari lagu ini. Banyak remaja-remaja yang tahu lagu ini. Mainkan gitarmu, Dodhy,” tegas Andika.
Pesan tersebut ditutup dengan petikan gitar dari Dodhy, yang sekaligus menandai lembaran baru bagi Kangen Band untuk terus berkarya dan meramaikan industri musik Indonesia ke depan. []

