Innova Bawa Pasutri Terjun Bebas ke Jurang di Pakpak Bharat

Tanggal:

Medan – Satu unit Toyota Kijang Innova terjun ke sungai di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatra Utara. Penumpangnya suami istri belum ditemukan.

Tim SAR yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan masih terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Kecelakaan tersebut persisnya terjadi di Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat pada Senin, 30 Maret 2026 malam.

Kabid Darurat dan Logistik BPBD Pakpak Bharat, Ridzuan Brutu melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas pada keesokan harinya.

Disebutkan, mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BK 1213 SP terjatuh ke jurang hingga masuk ke aliran Sungai Lae Kombih.

Tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.

Kendaraan membawa dua orang penumpang, diduga kehilangan kendali dan terjun ke jurang yang berada di sekitar aliran sungai. 

Keluarga korban melaporkan kejadian kepada BPBD setempat dan meneruskan ke Basarnas.

Dua orang korban yang merupakan pasangan suami istri masih dalam pencarian.

Rudi Simanjuntak (40 tahun) dan Risma Tumangger (39 tahun), warga Lae Ikan Kota Subulussalam, Aceh.

Tim SAR melakukan pencarian dengan membagi menjadi  dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan pencarian menggunakan drone thermal dengan jangkauan hingga 5 kilometer.

Mereka menyisir area dari lokasi kejadian hingga ke arah Air Terjun Kedabuhen, wilayah Subulussalam, Aceh.

Selanjutnya SRU 2 melakukan pencarian darat.

Metode penyisiran di sepanjang aliran sungai sejauh 1 kilometer ke arah hilir, serta pemasangan jaring di sekitar area yang dicurigai.

Operasi SAR melibatkan personel Basarnas Medan, Polsek Sukaramai, BPBD Pakpak Bharat, pemerintah setempat, serta masyarakat dan keluarga korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menyampaikan, seluruh upaya akan dilakukan untuk menemukan korban.

“Kami telah mengerahkan tim rescue lengkap dengan peralatan SAR, termasuk drone thermal dan peralatan water rescue,” katanya dikutip Kamis, 2 April 2026.

Operasi dilakukan secara terpadu bersama unsur SAR gabungan dengan fokus utama pada keselamatan dan efektivitas pencarian. 

“Hingga hari kedua, tim belum menemukan keberadaan korban dan kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Basarnas Medan mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk turut mendukung kelancaran operasi SAR.

“Segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tandasnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Pengamat: Kebijakan ASN WFH Tiap Jumat Cacat Desain

Jakarta - Pemerintah Prabowo Subianto telah menetapkan kebijakan work...

Terpeleset di Sungai Lae Une Pakpak Bharat, Sinamo Ditemukan Tak Bernyawa

Pakpak Bharat -  Robert Sinamo (50), warga Pakpak Bharat,...

Wali Kota Wesly Diwakili Herlina Lantik Pengurus LPTQ Pematangsiantar

Pematangsiantar - Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn diwakili...

Dukcapil Jakarta Sosialisasi Jemput Bola, Lakukan Pendataan ke Warga Pendatang Baru Usai Lebaran

Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi...