KUA Abdya Diingatkan Tidak Loloskan Bacades yang Buta Alquran

Aceh Barat Daya – Kepala Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh diingatkan untuk tidak bermain mata atau tidak mengeluarkan putusan asal-asal terkait hasil tes mengaji untuk bakal calon Kepala Desa (Kades).

Alasannya, dapat mencoret citra pemerintah dan rawan terjadi kekacoan dikemudian hari ketika nanti terbukti Kades yang dipilih masyarakat ternyata tidak bisa mengaji, sebab, mengaji merupakan satu dari beberapa syarat wajib boleh maju di Pilkades di Abdya.

“KUA sebagai yang melakukan tes kita ingatkan jangan coba-coba kong kali kong (permainan) dengan bakal calon Kades. Harus profesional demi pemerintahan yang baik kedepan,” kata Muhammad Azmi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie, Kabupaten Abdya, Sabtu, 22 Januari 2022.

Menurutnya, siapa pun Kades yang nantinya terpilih harus dia yang memang memenuhi syarat untuk maju. Jika ada Kades yang memaksakan nafsu dengan menghalalkan segala cara agar hasratnya terpenuhi maka kedepan jika terpilih akan timbul kehancuran di tegah masyarakat.

“Orang yang seperti ini tentu tidak layak memimpin. Belum jadi saja sudah berbuat yang tidak benar apalagi jadi, tentu akan timbul konflik di tegah masyarakat kedepan,” ujarnya.

HMI mengaku akan mengawal hal ini. Tujuannya, agar terciptanya pemilihan yang netral, agar nanti siapapun Kades yang terpilih adalah mereka yang memang memiliki kemampuan dan memenuhi syarat.

“Kita siap mengawal ini, tentu setiap kita mengharapkan dipimpin oleh mereka yang memang berkualitas. Tentu lucu dan memalukan ketika seorang pemimpin tidak bisa baca Alquran. Patut dipertanyakan islamkah bapak itu,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala KUA Blangpidie, Maspura mengaku pihaknya tentu dituntut untuk bekerja dengan profesional dan tidak akan mengambil resiko. Dia berujar, bahwa KUA sebagai penyeleksi akan bersikap netral dalam hal ini.

“Kita tidak ada kepentingan tentu bersikap netral. Jika tidak bisa ngaji maka tetap kita keluarkan putusan tidak bisa ngaji. Intinya KUA netral dan profesional,” singkatnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Minggu Malam Gila! Man City, Liverpool, MU hingga Real Madrid Siap Bikin Penggila Bola Begadang

Jakarta, Opsi.id  — Penggila sepak bola sepertinya harus menyiapkan...

Gardu Perlintasan KAI Daop 3 Cirebon Dirusak, Masyarakat Diminta Ikut Menjaga

Cirebon – Upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api tidak...

50 Ibu di Makassar Ikuti Edukasi Tumbuh Kembang Anak di Puskesmas Antang

Makassar, OPSI.ID - Upaya meningkatkan kapasitas orang tua dalam...

Temarram Rilis Album Penuh Perdana Bertajuk Antara Angkara

Jakarta - Unit synthwave/darkwave/post-punk Temarram resmi meluncurkan album penuh...

HAVVA Resmi Debut dengan Single Hawa di Bawah Maspam Company Ltd.

Jakarta - Trio electronic-pop pendatang baru HAVVA secara resmi...

Kiai Gontor Lempar Sindiran soal ‘Cari Muka’ di Depan Prabowo: Singgung Ijazah hingga Jabatan

PONOROGO, Opsi.id  – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH...

Berita Terbaru

Popular Categories