Langkat, Medan, dan Deliserdang Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak

Medan — Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Sumatra Utara (Sumut) sejak Senin, 7 September 2026, menyebabkan banjir di tiga daerah, yakni Kabupaten Deliserdang, Kota Medan, dan Kabupaten Langkat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut mencatat ribuan warga terdampak akibat banjir yang merendam rumah dan sejumlah akses jalan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan, banjir di Deliserdang terjadi di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa.

Menurutnya, tingginya curah hujan membuat debit air Sungai Sei Putih meningkat hingga meluap ke area permukiman warga.

“Di Deliserdang, banjir terjadi di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga air Sungai Sei Putih naik,” ujarnya.

Air kemudian menggenangi jalan dan masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter. Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan mengusulkan pembangunan pintu klep sebagai upaya mencegah air kembali masuk melalui saluran drainase.

Ratusan Rumah di Medan Terendam

Di Kota Medan, banjir melanda Kecamatan Medan Maimun. Sebanyak 482 rumah warga dilaporkan terendam dengan total 817 KK atau 1.948 jiwa terdampak.

Wilayah yang terdampak berada di tiga kelurahan. Di Kelurahan Hamdan, banjir merendam 127 rumah dan berdampak pada 330 KK atau 548 jiwa.

Kemudian di Kelurahan Sei Mati, sebanyak 275 rumah terendam dengan 327 KK atau 1.050 jiwa terdampak. Sementara di Kelurahan Aur, terdapat 80 rumah yang terendam dan berdampak terhadap 160 KK atau 350 jiwa.

BPBD Sumut bersama BPBD Kota Medan masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi terdampak, terutama pada kawasan yang memiliki risiko banjir.

Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan naiknya debit air secara tiba-tiba akibat cuaca ekstrem.

Langkat Jadi Wilayah dengan Dampak Terluas

Banjir dengan dampak paling luas terjadi di Kabupaten Langkat. Sebanyak 2.678 KK terdampak akibat meluapnya air Sungai Batang Serangan.

Hujan yang turun terus-menerus selama dua hari di wilayah hulu sungai menyebabkan debit air meningkat dan menggenangi permukiman warga di empat kecamatan.

Keempat wilayah tersebut yakni Kecamatan Batang Serangan, Sawit Seberang, Padang Tualang, dan Tanjung Pura.

Di Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, sekitar 840 KK terdampak dengan ketinggian air berkisar 30 sentimeter hingga 1 meter.

Sementara di Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang, banjir berdampak terhadap 630 KK dengan ketinggian air 30 hingga 60 sentimeter.

Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, sebanyak 728 KK terdampak dengan tinggi air mencapai 30 hingga 70 sentimeter.

Sedangkan di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, terdapat 480 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 70 sentimeter.

Meski banjir meluas, belum ada warga yang mengungsi. Petugas BPBD masih melakukan pemantauan kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

BPBD Sumut juga menyiapkan personel dan peralatan pendukung, seperti perahu karet, mobil tangki air, serta perlengkapan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi apabila kondisi memburuk.

Posko Pusdalops BPBD Sumut tetap beroperasi selama 24 jam untuk memantau perkembangan banjir dan memastikan kebutuhan penanganan dapat segera dilakukan jika diperlukan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

BP Tapera Kejar Target Penyaluran FLPP Perumahan 195 Ribu Unit Dalam Tiga Bulan

Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

Supergrup Pendatang Baru, Portura Rilis Debut Single Ye Ye Ye

Jakarta - Portura, unit rock-alternatif baru yang beranggotakan Iga...

Jackson Wang Rilis Single Thank You Bareng Label Roc Nation

Jakarta - Jackson Wang resmi merilis single terbaru berjudul...

Pasek Suardika: Gugatan Denny Indrayana Tak Mudah Kalahkan Kekuatan Jokowi

JAKARTA, Opsi.id  – Mantan anggota DPD RI I Gede...

Harga Minyak Anjlok 7,9%, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar

Jakarta, OPSI.ID - Harga minyak mentah dunia mengalami tekanan...

‎Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Gelar RUPSLB, Bidik Pasar Semen Domestik dan Ekspor

‎Jakarta - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memperkuat...

Album iqro’ Milik Raim Laode Pecahkan Rekor Spotify dan Tembus Tangga Lagu Global

Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat Indonesia, Raim...

M3TIN Rilis Single Berbahasa Indonesia, Kutitipkan pada Hujan

Jakarta - Proyek musik multibahasa asal Istanbul, Türkiye, M3TIN,...

Berita Terbaru

Popular Categories