Mengurangi Dampak Tsunami, Begini Strategi dari Presiden Jokowi

Tangerang – Presiden Jokowi menyebut infrastruktur yang dibangun untuk mengurangi risiko bencana harus terus ditingkatkan dan dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat.

Ia mencontohkan upaya penanaman vegetasi untuk mengurangi dampak bahaya tsunami dan cuaca ekstrim. Presiden menggambarkan fenomena perubahan iklim dunia yang akan semakin mengerikan.

“Semua negara sudah ngeri dan sudah mengalami bencana yang sebelumnya tidak ada dan ada karena perubahan iklim,” ujarnya pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana di Istana Bogor, Rabu, 23 Februari 2022.

Baca juga: Indonesia Termasuk 35 Negara Paling Rawan Risiko Bencana di Dunia

Mengantisipasi dan mengurangi dampak tsunami, Presiden mencontohkan penanaman mangrove dan tanaman asosiasi, seperti nipah, cemara pantai, ketapang, nyamplung dan kelapa. Ia meminta untuk penanaman di daerah pesisir pantai yang memiliki potensi bahaya tsunami atau pun cuaca ekstrim.

Kemudian, jalur evakuasi harus disiapkan dan instrumen peringatan dini untuk menyelamatkan nyawa manusia harus terus disiagakan.

Instrumen tersebut harus diperbaharui dan dicek secara rutin. Upaya ini tidak hanya dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetapi juga kementerian-lembaga, namun Jokowi meminta BNPB untuk selalu mengingatkan demi keselamatan rakyat. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Hasan Nasbi Bicara Reshuffle Kabinet Prabowo: Menteri Tak Perlu Takut Dibully, Kinerja Jadi Ukuran

JAKARTA, Opsi.id  — Isu reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo...

Ancaman Karhutla Meluas, BMKG Deteksi 1.104 Titik Panas di Sembilan Provinsi Sumatra

Jakarta — Aktivitas titik panas atau hotspot di Pulau...

Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla, BNPB Laporkan 198 Hotspot Kepercayaan Tinggi di Kalbar

Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi 198...

Gempa M7,7 Flores: 30 Orang Meninggal, 643 Warga Luka dan 31 Ribu Mengungsi

Manggarai Timur — Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara...

Kapolda Sumsel Perintahkan Verifikasi 31 Titik Panas untuk Cegah Karhutla Meluas

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menemukan 31 titik panas...

Luhut Bertemu Wang Yi, Ada Rencana Besar RI-Tiongkok: Bukan Cuma Kereta Cepat

JAKARTA, Opsi.id — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut...

Prabowo Cek Langsung Karhutla Kalimantan, 198 Titik Api Terdeteksi di Kalbar

PONTIANAK, Opsi.id  — Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke...

Aksi Hijau di Nippon Day 2026: Delegasi ITB Nobel Acungi Jempol Kebersihan Arena

Makassar, OPSI.ID - Sejumlah delegasi dari Institut Teknologi dan...

Berita Terbaru

Popular Categories