Perekat Nusa Kantongi Bukti Ada Dugaan Korupsi di Perusahaan Pelat Merah

Jakarta – Pengurus DPP Perekat Nusa, Ahmad mengatakan pihaknya menemukan kasus dugaan korupsi di perusahaan pelat merah, berkaitan dengan suap pembangunan ruas Jalan Tol di Pulau Sumatera bagian Selatan.

Ahmad berujar, ada kecurigaan indikasi korupsi dengan bukti aliran dana tidak wajar yang melibatkan oknum pegawai di perusahaan pelat merah, yang hingga kini enggan ia beberkan nama perusahaannya.

“Diduga (pegawai) terlibat mark up (menaikkan) volume pekerjaan berkaitan dengan suap pembangunan ruas Jalan tol di Pulau Sumatera Bagian Selatan,” kata Ahmad dalam keterangan tertulis diterima Opsi, di Jakarta, Sabtu, 8 Januari 2022.

Ahmad menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam dan mengantongi bukti-bukti berupa aliran dana ke pegawai yang berkaitan dengan kasus ini.

Nantinya, kata dia, hasil investigasi Perekat Nusa beserta bukti yang diperoleh terkait kasus tersebut akan dilaporkan ke Bareskrim Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 11 Januari 2022.

“Ini melibatkan oknum pegawai yang terlibat berinisial AAW dan RA. Dari dua oknum yang terindikasi ini kita masih terus melakukan investigasi,” ujar dia.

Dari hasil penelusurannya, kata Ahmad, Perekat Nusa memiliki bukti pengakuan lisan dan tangkapan layar WhatsApp menyoal indikasi korupsi pembangunan tol di Sumatera.

“Dari seorang pemilik rekening inisial BJ mengirimkan sejumlah uang kepada tiga pemilik rekening yang berbeda-beda namanya dengan jumlah yang sangat fantastis dan tidak wajar,” ucapnya.

“Dan BJ mengakui bahwa aliran dana itu sebagai bentuk fee kepada pegawai pelat merah karena sudah menunjuk perusahaannya tempat dia bekerja menjadi sub-kontraktor untuk proyek ruas Jalan Tol di Pulau Sumatera Bagian Selatan,” kata Ahmad.

“Dan beliau juga mengatakan adanya bukti email terdapat bukti-bukti Berita Acara Prestasi Pekerjaan (BAPP) dan bukti transfer uang ke-3 nomor rekening atas nama HH,SA dan AV,” ujar dia menambahkan.

Dalam keterangan BJ melalui WhatsApp dan penuturan lisan ihwal tiga rekening tersebut di atas, kata Ahmad, sudah berdasarkan arahan dari A.

“Yang di mana pada saat itu menjabat sebagai Head Quantity di proyek ruas tol tersebut yang acara prestasi pekerjaan yang berbalas dengan bukti transferan uang kepada beberapa rekening hal ini berkaitan dengan mark pp pembangunan ruas jalan tol di Pulau Sumatera bagian Selatan” ucap Ahmad.

Ahmad menyatakan tugasnya pihaknya sebagai organisasi adalah membantu Polri dan KPK. Sebab, pemberatasan korupsi di dalam negeri adalah tugas seluruh pihak.

Dia melanjutkan, investigasi yang dilakukan Perekat Nusa hanya sebagai upaya awal karena selanjutnya upaya penegakan hukum akan diserahkan kepada Polri ataupun KPK untuk menyelidiki hingga mengadili.

“Kita harus sama-sama melakukan pengawasan terhadap perusahaan pelat merah, dalam hal ini BUMN, di mana kita tidak ingin terus terlena dan akhirnya merugikan negara oleh kerja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

“Kami memberikan juga warning kepada Menteri BUMN untuk menjalankan konsep akhlak sebagai konsep nyata bukan hanya sebagai tagline. Namun, fungsi pengawasan terhadap BUMN harus lebih diperhatikan,” ujar Ahmad. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Pameran ICX Jakarta 2026 Hadirkan 75 Brand dan 10.000 Pengunjung

Jakarta - Jakarta bersiap menjadi pusat perhatian dunia kopi...

Pameran Waralaba dan Kemitraan Bisnis IFRA 2026 Dorong UMKM Nasional

Jakarta - Industri kemitraan di Indonesia sedang berada pada...

Aktor dan Penyanyi Syakir Daulay Rilis Single Menembus Langit

Jakarta - Syakir Daulay kembali memperlihatkan konsistensinya sebagai musisi...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

Berita Terbaru

Popular Categories