Makassar, OPSI.ID – Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mencapai kategori sangat tidak sehat dengan konsentrasi PM2.5 tercatat 150 mikrogram per meter kubik pada Rabu (14/10/2026). Kondisi ini diduga berkaitan dengan dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan.
Merespons kondisi tersebut, Polres Pelabuhan Makassar membagikan sekitar 1.000 masker kepada pengendara yang melintas di Jalan Nusantara Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Pembagian masker ini dilakukan untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan polusi udara.
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kaisar Reman Sambo, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara.
“Kualitas udara di Makassar juga sudah mulai kurang baik. Makanya kita dari Polres Pelabuhan membagikan kurang lebih sekitar seribu masker kepada masyarakat,” kata Sambo kepada wartawan.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Sambo mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama kualitas udara belum membaik. Warga juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan partikel polusi.
Sambo berharap dampak karhutla yang memengaruhi kualitas udara dapat segera berakhir sehingga kondisi udara di Makassar kembali membaik.
“Kita berharap semoga kualitas udara yang terdampak, khususnya di Kota Makassar ini cepat membaik, jadi kita tidak perlu menggunakan masker lagi,” tuturnya. [Drs].

