Cakades Abdya yang Digugurkan: Legalisir Ijazah Saya Asli, P2K Menjatuhkan Saya

Aceh Barat Daya – Calon Kepala Desa (Cakades) Panto Cut, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Khairul Reza memastikan bahwa legalisir ijazah yang dilengkapinya dalam administrasi pendaftaran Balon Kades bisa dijamin keabsahannya.

“Legalisir ijazah saya asli. Mengenai tanggal seperti yang dipermasaalahkan memang saat itu sengaja dikosongkan oleh pihak kampus dengan tujuan supaya saat diperlukan bisa saya isi sesuai tanggal dibutuhkan. Apa ini salah? Apa tentang ini ada unsur pidananya,” kata Khairul Reza kepada Opsi di Abdya, Senin, 14 Februari 2022.

Dia menyayangkan keputusan Panitia Pemilihan Keucik (P2K) yang dua kali menggugurkannya dari daftar Cakades dengan alasan dugaan legalisir tanggal ijazah palsu.

Namun, menurutnya, secara jelas legalisir itu asli karena saat itu pihak kampus melegalisir ijazahnya lebih dari satu, sementara tanggal memang sengaja dikosongkan.

“Saya menyayangkan apa yang disampaikan pihak P2K. Itu adalah bentuk diskriminasi terhadap saya sebagai calon, karena alasannya yang seakan mengada-ada demi menjatuhkan saya,” ucapnya.

Reza mengaku merasa dizalimi dengan tindakan pihak P2K. Sudah dua kali dia digugurkan dengan alasan yang menurutnya tidak masuk akal dan terkesan hanya memperkeruh suasana pesta rakyat desa.

“Seperti poin di mana P2K mempermasalahkan tenaga kontrak, bukannya poin itu bukan syarat wajib, kenapa poin itu sudah seperti syarat wajib,” ucapnya mengeluhkan kondisi ini.

Reza mengaku sudah berani menyampaikan apa adanya dan menjelaskan permasalahan sesungguhnya, sehingga menurut dia, tidak adalagi alasan dirinya digugurkan karena semua syarat sudah terpenuhi.

“Inilah kejujuran saya dan inilah fakta sesungguhnya, bahwa tidak ada yang saya palsukan seperti disangkakan,” katanya.

“Yang jadi pertanyaan saya, berani tidak pihak terkait lain baik Calon maupun panitia berkata jujur seperti saya, bahwa tidak ada manipulasi dan diskriminasi terhadap saya,” ujarnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories