Jakarta - Dalam dinamika musik Indonesia yang terus berubah, Ika Putri kembali menegaskan eksistensinya sebagai solois yang konsisten menjaga kedalaman rasa dan kejujuran ekspresi. Distribusi digital lagu ini didukung Trinity Optima Production sebagai agregator, dengan dukungan publikasi dari Seno M. Hardjo dan tim.
Sejak awal karier, ia dikenal dengan karakter vokal lembut, artikulatif, dan emosional, hadir di era ketika musik pop masih memberi ruang besar bagi narasi lirik dan kekuatan melodi.
Melalui tiga album dan sejumlah single, Ika Putri membangun benang merah karya bertema cinta, luka batin, kesetiaan, dan perenungan personal.
Figur dan karyanya cenderung intim, seolah berbicara langsung kepada pendengar yang pernah patah atau belajar ikhlas.
Meski tidak selalu berada di arus utama industri, Ikaputri tetap setia pada identitas musikalnya. Ia memilih jalur pop balada yang matang dan dewasa, menolak tren sesaat demi menjaga keutuhan gaya.
Ketekunan ini membuat namanya tetap relevan, bahkan setelah hiatus hampir satu dekade.
Kebaruan terasa ketika ia merilis single terbaru berjudul Sadis, ciptaan Bebi Romeo dan diproduksi oleh BHS Productions.
Lagu ini menjadi penanda awal kembalinya Ika Putri ke panggung musik, dengan beberapa materi lain yang sudah disiapkan untuk rilis berikutnya.
Berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Ika Putri mengatakan bahwa kembalinya ia ke industri musik, tak lepas dari dukungan Bebi Romeo, selaku penulis lagu.
"Banyak yang tanya, tujuh tahun hiatus masih relevan atau tidak? Sampai akhirnya ada rezeki dari Mas Bebi Romeo dan saya diperkenankan membawakan lagu ini dengan cara yang berbeda, " tutur Ika Putri, dikutip Opsi pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Lagu Sadis bukan sekadar kisah cinta yang gagal, melainkan potret kekerasan emosional dalam hubungan, yakni pengkhianatan, janji yang dibiarkan membusuk, dan rasa sakit akibat perlakuan kejam pasangan.
Lewat lagu ini, Ika Putri menampilkan olah vokal yang matang, menekan emosi ke dalam tanpa berlebihan, membiarkan lirik berjalan perlahan dan menusuk. Aransemen bersih memberi ruang bagi cerita, sementara interpretasi vokalnya menunjukkan pengalaman artistik panjang.
Lagu ini mendapat sambutan hangat, tercermin dari masuknya ke empat playlist resmi Spotify, membuktikan bahwa musik dengan kedalaman rasa masih memiliki tempat di hati publik.
Kembalinya Ika Putri bukan sekadar nostalgia, melainkan dialog dengan generasi pendengar baru yang akrab dengan platform digital.
Ia menunjukkan bahwa karier musik tidak harus riuh untuk bermakna. Dari suara yang tenang dan jujur, musik menemukan daya tahannya sendiri, dan Ikaputri menjadi bukti bahwa ketekunan serta kesetiaan pada rasa mampu menjaga relevansi di tengah derasnya arus industri.
Saat ini, single Sadis milik Ika Putri sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik daring. []