Daerah Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:02

Pemuda Transaksi Sabu Saat Dewa United Latihan di Stadion BJ Habibie, 2 Pelaku Ditangkap Panpel

Lihat Foto Pemuda Transaksi Sabu Saat Dewa United Latihan di Stadion BJ Habibie, 2 Pelaku Ditangkap Panpel Dua pemuda diamankan saat diduga melakukan transaksi narkotika jenis sabu di area belakang Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, ketika tim Dewa United tengah menjalani sesi latihan.
Editor: Rio Anthony

Parepare - Dua pemuda diamankan saat diduga melakukan transaksi narkotika jenis sabu di area belakang Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, ketika tim Dewa United tengah menjalani sesi latihan.

Keduanya diamankan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSM, Aipda Isprianto, yang saat itu terlibat dalam proses pengamanan stadion.

Aipda Isprianto mengungkapkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya transaksi narkoba di belakang stadion.

“Ada warga yang lapor ke saya karena kebetulan tahu saya Ketua PAM-PL dan juga anggota polisi. Dia bilang, ‘Pak, ada orang transaksi narkoba di belakang,’” ujar Isprianto, Jumat (13/2/2026).

Mendapat laporan tersebut, ia langsung menuju lokasi dengan sepeda motor. Saat tiba di area yang dimaksud, ia mendapati dua orang yang diduga tengah bertransaksi.

“Saya belok ke belakang naik motor, ternyata betul ada dua orang sementara transaksi. Sempat mau lari naik motor, saya kejar dan saya dapat satu paket,” katanya.

Dari hasil interogasi awal di lokasi, salah satu terduga pelaku mengaku memesan barang haram tersebut melalui media sosial Instagram dengan sistem “tempel”, yakni metode penjual dan pembeli tidak bertemu langsung.

“Dia bilang pesan dari IG. Transaksinya memang di belakang stadion karena mungkin dikira sepi,” jelasnya.

Peristiwa itu terjadi saat proses pengamanan stadion berlangsung bertepatan dengan latihan Dewa United. Menurut Isprianto, para pelaku diduga tidak mengetahui adanya pengamanan karena aktivitas latihan tim.

“Transaksi di belakang. Mungkin dia kira hari-harinya sepi di situ, tidak tahu ada pengamanan stadion,” tambahnya.

Kedua pemuda tersebut selanjutnya diserahkan ke Polres Parepare untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi kini mendalami kemungkinan jaringan peredaran narkoba dengan modus sistem tempel yang kerap memanfaatkan lokasi-lokasi sepi untuk bertransaksi. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya