News Rabu, 23 Maret 2022 | 13:03

Gaduh Minyak Goreng, Pengamat Politik Desak Jokowi Evaluasi Mendag Lutfi

Lihat Foto Gaduh Minyak Goreng, Pengamat Politik Desak Jokowi Evaluasi Mendag Lutfi Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa. (Foto: Opsi/Istimewa)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa, mendorong Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi kinerja Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi terkait ketidakmampuannya mengendalikan pasokan dan harga minyak goreng.

Dalam keterangan tertulisnya, AB Solissa mengatakan kritik publik soal kinerja Mendag Muhammad Lutfi terkait kelangkaan minyak goreng dalam beberapa minggu terakhir tidak bisa dianggap remeh.

"Ini masalah serius yang harus direspon oleh Presiden Jokowi," kata AB Solissa, dikutip Opsi pada Rabu, 23 Maret 2022.

"Antrian panjang rakyat kecil hanya untuk mendapatkan satu liter minyak goreng menjadi catatan buruk bagi Mendag dan juga pemerintah. Situasi ini mencerminkan kegagalan pemerintah dalam melawan mafia minyak goreng," ujar dia.

Solissa menuturkan, sangat wajar jika ketidakmampuan Lutfi menimbulkan suara protes yang cukup keras, bahkan publik meminta Presiden agar mengevaluasi dan menggantinya dari jabatan sebagai Mendag dalam reshuffle kabinet.

"Sebagai negara produsen kelapa sawit sekaligus negara eksportir kelapa sawit terbesar di dunia, mestinya kelangkaan minyak goreng ini tak perlu terjadi," kata AB Solissa.

Baca juga: Sempat Langka, Mendag Bingung Kini Stok Minyak Goreng Melimpah

Baca juga: Menperin Agus Gumiwang Tinjau Produksi Minyak Goreng di Pabrik Sinar Mas

"Seharusnya Pemerintah, dalam hal ini Mendag harus bisa memastikan agar stok minyak goreng dalam negeri bisa terpenuhi dengan baik sehingga rakyat tidak lagi kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya di rumah," tuturnya. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya