Hotman Paris: Si Poltak Kerja 10 Tahun, PHK Umur 32 Tahun

Jakarta – Pengacara kondang yang kerap tampil di media sosial bersama perempuan cantik, Hotman Paris Hutapea menyebut aturan soal jaminan hari tua (JHT) yang baru bisa dicairkan usia 56 tahun tidak pakai logika.

Dalam sebuah potongan tayangan video berdurasi 1 menit 49 detik itu, Hotman tampil berdiri ditemani dua wanita cantik sedang duduk di depannya. 

Hotman mengatakan, bahwa asal dari uang JHT yang ditabung oleh buruh atau karyawan sumbernya 2 persen dipotong dari gaji buruh setiap bulannya dan 3,5 persen dibayar oleh majikan atau pihak perusahaan. 

“Jadi tiap bulan 5,5 persen buruh tersebut ada uangnya dipotong untuk JHT. Satu sen pun tidak ada uang pemerintah. Ingat satu sen pun tidak ada uang pemerintah di situ,” katanya menegaskan, dilihat Senin, 21 Februari 2022.

Baca juga: Geram JHT Ditahan, Fadli Zon: Masa Buruh Harus Cacat atau Mati Dulu Baru Cair

“Saya kira, tanpa wanita cantik pun orang bisa berpikir jernih bahwa memang itu uang dari pekerja uang dari karyawan. Tapi apa yang terjadi dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 2022, katanya hanya boleh dicairkan uang tabungan tadi, JHT tadi pada umur 56 tahun,” katanya.

Contoh kata Hotman, Si Poltak bekerja 10 tahun. Pada umur 32 dia di-PHK. Selama 10 tahun gajinya sudah dipotong 5,5 persen totalnya. Tapi menurut peraturan yang baru ini, walaupun Si Poltak di-PHK umur 32, dia hanya bisa mengambil JHT yaitu 24 tahun kemudian, pada umur 56

“Di mana logika berpikirnya, di mana logika berpikirnya. Apa perlu wanita cantik untuk berpikir itu, gak perlu ya. Tanpa wanita cantik pun semua orang mengatakan itu peraturan gak benar,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Berita Terbaru

Popular Categories