Makassar - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan bahwa Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, namun harus melahirkan keputusan strategis sebagai arah perjuangan partai dalam menyongsong Pemilu 2029.
“Mukernas tidak hanya seremonial. Jika tidak menghasilkan produk keputusan, maka sia-sia kita melaksanakan Mukernas. Saya meminta rekan-rekan mempersiapkan diri agar hasil Mukernas benar-benar menjadi miqot perjuangan menyongsong Pemilu 2029,” tegas Mardiono saat sambutan membuka Mukernas I, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu malam (11/2/2026).
Mardiono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua, sekretaris, serta jajaran pimpinan wilayah PPP di seluruh Indonesia yang telah melaksanakan Musyawarah Wilayah. Hingga saat ini, Muswil telah terselenggara di 33 wilayah dari total 38 wilayah se-Indonesia.
Mardiono turut mengucapkan selamat kepada para ketua wilayah, sekretaris wilayah, serta jajaran pimpinan harian yang telah memperoleh amanah dari pemegang kedaulatan partai.
“Saya berharap amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya dalam rangka mewujudkan cita-cita PPP,” sambungnya.
Mardiono menilai, tantangan politik ke depan akan semakin berat, khususnya menjelang Pemilu 2029 yang akan diwarnai dominasi pemilih dari generasi milenial dan generasi Z.
Menurutnya, perubahan demografi pemilih tersebut menuntut perubahan cara pandang dan strategi partai dalam menghadapi kontestasi politik.
“Pada Pemilu 2029, kita akan menghadapi pemilih dari generasi milenial dan generasi Z. Ini tentu membawa perubahan cara pandang dan pendekatan dalam pelaksanaan pemilu. Setiap zaman memiliki tantangannya masing-masing,” kata Mardiono. Lebih lanjut,
Mardiono menekankan pentingnya peran PPP dalam menyiapkan generasi muda agar kelak mampu memimpin bangsa dan bersaing dengan negara-negara lain.
“Kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dalam mengantarkan generasi milenial dan generasi Z agar kelak mampu memimpin bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Mardiono menegaskan, seluruh kader PPP memiliki tanggung jawab bersama untuk terus berjuang demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
“Berjuang untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara adalah jiwa politisi yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Itulah tugas kader PPP,” pungkasnya.[]