News Selasa, 19 Juli 2022 | 10:07

Saat Hari Penembakan, di Rumah Ferdy Sambo Ada Ambulans Dikawal Motor Polisi

Lihat Foto Saat Hari Penembakan, di Rumah Ferdy Sambo Ada Ambulans Dikawal Motor Polisi Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo terlihat sepi di Jakarta Selatan, Senin, 11 Juli 2022. foto: Antara/Luthfia Miranda Putri

Jakarta - Salah satu pedagang makanan di Komplek Polri Duren Tiga mengaku melihat sejumlah anggota polisi menggunakan motor mengawal ambulans, saat hari baku tembak hingga menewaskan Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat, 8 Juli 2022.

Menurutnya, pada hari penembakan tersebut, mobil ambulans itu masuk ke dalam garasi rumah Ferdy Sambo selama 15 menit, kemudian langsung pergi.

Kesaksiannya, mobil ambulans tersebut dikawal oleh sejumlah anggota Kepolisian yang memberikan pengamanan.

Baca jugaKesaksian Pedagang Lihat Ambulans Saat Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo

"Ambulansnya cuma satu tapi dikawal motor polisi," tuturnya kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 19 Juli 2022.

Pedagang makanan itu memastikan, yang dirinya betul-betul lihat adalah mobil ambulans di rumah Ferdy Sambo.

"Iya ada ambulans parkir dalam," katanya menegaskan.

Baca jugaBrigadir J Tewas, Istri Ferdy Sambo dan Bharada E Minta Perlindungan ke LPSK

Pedagang ini mengaku sering berjualan keliling dan banyak yang berlangganan di sekitar komplek Polri.

Dia mengaku, warga komplek sering ke luar sehabis Isya untuk membeli dagangan kelilingnya sebagai makan malam.

Namun, saat ditanyakan apakah Irjen Ferdy Sambo berlangganan atau tidak, pedagang itu mengatakan belum kenal karena belum pernah melihat sosok Sambo.

Baca jugaNapoleon Minta Polisi Jujur Apa Adanya Soal Kematian Brigadir J

Diketahui, Irjen Ferdy Sambo dan keluarga menjadi sorotan publik usai terjadi peristiwa berdarah di rumah dinas Kadiv Propam, yang menewaskan Brigadir J pada Jumat, 8 Juli 2022. Namun, kasus ini baru terkuak di publik pada Senin, 11 Juli 2022 alias ada jeda tiga hari dari tanggal kematian Brigadir J.

Brigadir J disebut-sebut melakukan pelecehan ke istri Kadiv Propam sambil menodongkan pistol. Dari kejadian tersebut, menurut polisi, memicu baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada E, hingga menewaskan Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang tubuhnya tertembus peluru.

Baik Brigadir J maupun Bharada E merupakan ajudan Ferdy. Brigadir J bertugas sebagai sopir istri Ferdy, sementara Bharada E bertugas melindungi keluarga Kadiv Propam.

Dalam kasus ini Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir J. Teranyar, Ferdy Sambo telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya