Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia survei dan geomatika Indonesia. Profesional muda Indonesia, Said Abdullah Abri, terpilih sebagai Senior Vice President (SVP) ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics (AFLAG) untuk periode 2026–2028.
Pria yang akrab disapa Kak Said terpilih dalam rangkaian The 18th South East Asia Survey Congress (SEASC) yang berlangsung di Shangri-La Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18–19 Agustus 2026.
Terpilihnya Said menjadi salah satu pencapaian penting bagi generasi muda Indonesia di bidang survei, pemetaan, geospasial, dan geomatika. Posisi tersebut sekaligus membuka ruang lebih besar bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan profesi surveyor di tingkat regional ASEAN.
Bagi Said, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi. Ia membawa misi untuk memperkuat peran generasi muda dalam perkembangan teknologi geospasial sekaligus meningkatkan daya saing surveyor Indonesia dan Asia Pasifik.
Perjalanan Membangun Jejaring Geospasial Lintas Negara
Perjalanan Said menuju posisi tersebut juga tidak terjadi secara instan. Kiprahnya dalam jejaring profesi survei dan geomatika membuatnya aktif membangun kolaborasi lintas negara serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam forum-forum geospasial internasional.
“Sehingga para generasi muda surveyor tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi penggerak inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi pemetaan, kecerdasan buatan, penginderaan jauh, drone, hingga sistem informasi geospasial,” ujar Said dalam keterangannya, Senin, 24 Agustus 2026.
Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Inovasi
Terpilihnya Said sebagai SVP AFLAG menjadi momentum untuk membawa gagasan tersebut ke tingkat regional. Said mengaku, ingin terus mendorong lahirnya lebih banyak surveyor muda Asia Pasifik yang kompetitif, adaptif, dan mampu berkolaborasi melintasi batas negara.
“Ini adalah amanah sekaligus kesempatan untuk membawa nama Indonesia dan memperkuat peran generasi muda dalam dunia survei dan geomatika di kawasan ASEAN,” ungkap Said yang juga Ketua DPW Barisan 8 Center Jakarta Pusat itu.
Panggung ASEAN untuk Perkuat Kolaborasi Geospasial
Diketahui, Forum SEASC sendiri menjadi ruang pertemuan para profesional, akademisi, organisasi profesi, dan pemangku kepentingan bidang survei serta geomatika dari kawasan Asia Tenggara.
Tahun ini, SEASC mengangkat tema “Smart Geospatial Solutions for a Sustainable and Resilient Southeast Asia Development”, yang menyoroti pentingnya solusi geospasial cerdas dalam mendukung pembangunan Asia Tenggara yang berkelanjutan dan tangguh.
Dengan posisi barunya sebagai Senior Vice President AFLAG periode 2026–2028, Said diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarprofesi di kawasan sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi surveyor muda Indonesia untuk tampil di panggung internasional.
Bagi Indonesia, perjalanan Said menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kesempatan untuk mengambil peran strategis dalam perkembangan profesi geospasial di tingkat ASEAN.
Dari Jakarta ke forum lintas negara ASEAN, Said kini membawa satu misi, yaitu membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu berkontribusi, berkolaborasi, dan mengambil peran dalam menentukan masa depan dunia survei dan geospasial kawasan. []


