Start dari Baris Ketujuh, Veda Ega Pratama Siapkan Serangan Balik di Moto3 Catalunya

Veda menyudahi Q1 di urutan ke-7 dengan catatan waktu 1 menit 47,636 detik. Cukup menempatkannya di posisi ke-21 secara keseluruhan, sebelum naik satu posisi menjadi ke-20 setelah Casey O’Gorman menerima penalti turun 12 grid.

“Selama Q1 saya merasa percaya diri dan nyaman bertarung dengan pembalap lain. Namun di menit-menit akhir, semua orang mempertajam catatan waktu mereka secara signifikan, dan waktu lap saya tidak cukup untuk menembus Q2,” ujarnya.

Race Pace Lebih Bicara dari Grid

Veda tidak menyembunyikan kekecewaannya soal posisi start. Tapi ia juga tidak tenggelam di dalamnya.

“Kami cukup kesulitan sejak kemarin untuk menemukan feeling terbaik dengan motor dan mengadaptasi gaya balap saya dengan kondisi lintasan. Namun selangkah demi selangkah kami membaik di setiap sesi. Saya percaya kami memiliki pace balap yang lebih baik daripada apa yang ditunjukkan oleh posisi grid kami saat ini,” katanya.

Baca juga: Pembalap MotoGP di Mandalika Dilarang Berinteraksi dengan Masyarakat 

Dan ia punya alasan untuk optimis. Karakteristik Circuit de Barcelona-Catalunya — dengan lintasan lurus panjang yang ideal untuk slipstream — justru kerap menguntungkan pembalap yang start dari baris belakang di kelas Moto3. Start ke-20 bukan kutukan. Ini bisa menjadi bahan bakar.

Rekan Setim pun Berjuang

Veda tidak sendirian menghadapi kendala akhir pekan ini.

Rekan setimnya dari Jepang, Zen Mitani, bahkan harus puas lebih jauh di belakang — start dari posisi ke-23 setelah mencoba memacu motor tanpa bantuan slipstream di Q1.

Sementara itu, posisi pole position GP Catalunya ditempati Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 — target yang ingin diraih Veda dari jauh di belakang grid.

Satu pembalap Indonesia. Dua puluh posisi untuk ditebus. Dan satu lintasan lurus panjang yang bisa mengubah segalanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Kevin Aprilio Gandeng Widy Vierratale di Single Solo Bertajuk Berharap

Jakarta - Musisi dan komponis kenamaan tanah air, Kevin...

Krisis Identitas Musik Makassar, Saat Selera Lokal Tergerus Tren

MAKASSAR, OPSI.ID -- Panggung musik di Kota Makassar dinilai...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Berita Terbaru

Popular Categories