Tembus Rp8.095 Triliun! Utang Luar Negeri Indonesia Makin Membengkak

Jakarta, OPSI.ID – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia kembali mengalami peningkatan. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi ULN Indonesia pada kuartal II 2026 mencapai US$453,4 miliar, atau sekitar Rp8.095 triliun, dengan pertumbuhan 4,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan ULN sektor publik, yang mencakup pemerintah dan bank sentral.

Di sisi lain, kontraksi ULN sektor swasta mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan data BI, ULN pemerintah pada kuartal II 2026 tercatat sebesar US$216,3 miliar, setara sekitar Rp3.862 triliun.

Angka tersebut tumbuh 2,9 persen (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan 3,8 persen (yoy) pada kuartal I 2026.

BI menjelaskan, perkembangan ULN pemerintah antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya aliran modal asing ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN).

Kondisi tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

“Perkembangan ULN pemerintah didukung oleh aliran masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) yang merefleksikan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi domestik,” demikian penjelasan BI.

ULN Bank Sentral Ikut Meningkat

Selain pemerintah, kenaikan ULN juga terjadi pada sektor bank sentral. Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya kepemilikan nonresiden pada instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Kondisi itu tidak terlepas dari kebijakan operasi moneter BI yang semakin diarahkan agar lebih pro-market.

Kebijakan tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Peningkatan kepemilikan SRBI oleh investor asing menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi posisi kewajiban luar negeri bank sentral.

Instrumen tersebut juga menjadi bagian dari strategi BI dalam memperkuat transmisi kebijakan moneter dan menjaga stabilitas pasar keuangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID - Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Gempa NTT Ganggu Pendidikan, 177 Ribu Murid Terdampak dan Ratusan Sekolah Rusak Berat

Jakarta — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur...

Berita Terbaru

Popular Categories