Unit Punk The Kuda Lepas Maxi-Single Isi 4 Lagu

Jakarta – Kuartet punk asal Bogor, The Kuda, kembali menunjukkan produktivitas mereka dengan merilis sebuah maxi-single berisi empat lagu sekaligus. Berselang lima bulan setelah single “ALGOJO” dilepas, kini giliran “Kesurupan”, “GANYANG”, “Perak”, dan “SARAP” yang resmi dirilis pada 4 September 2026 di berbagai platform musik digital.

Keempat lagu ini menjadi bagian dari rangkaian menuju album penuh terbaru yang dijadwalkan rilis awal tahun 2027 dengan tambahan sepuluh lagu lainnya. Langkah merilis maxi-single ini disebut sebagai bentuk perkenalan sebelum album penuh hadir.

“Kami ingin teman-teman yang nanti akan mendengarkan album mendatang gak ‘kaget’, jadi kami ingin ada perkenalan dulu lewat maxi-single ini. Anggap saja maxi-single ini adalah awalan untuk menikmati seluruh materi yang ada di album,” kata Gilang ‘Ebel’ Gunawan, sang bassist,.

Ia menambahkan bahwa keputusan ini juga lahir dari kesadaran untuk lebih produktif. “Nafas untuk menyuguhkan berbagai jenis karya akan semakin rutin, kami kayak dibikin produktif dengan pilihan kami tentang membagi album menjadi dua bagian [tertawa],” ujarnya.

Empat lagu dalam maxi-single terbaru ini memiliki benang merah yang kuat. Tema-tema yang diangkat berputar di seputar kondisi sosial politik, dinamika pekerjaan, hubungan pertemanan di usia dewasa, hingga babak kehidupan yang penuh masa-masa sulit.

Dengan karakter punk yang keras dan lugas, The Kuda merangkum kemarahan sekaligus keresahan terhadap realitas yang mereka hadapi. Maxi-single ini dirilis bersama Disaster Records, label rekaman asal Bandung yang dikenal konsisten mendukung musik independen.

Selain hadir dalam format digital, maxi-single ini juga akan tersedia dalam format fisik berupa kaset pita dan sejumlah merchandise spesial, memperkuat nuansa DIY yang menjadi ciri khas skena punk.

Adipati, sang vokalis, menegaskan bahwa album penuh mendatang akan menjadi karya yang sangat personal bagi setiap personel.

“Gue percaya bahwasanya musik lahir dari kegelisahan manusia, bahkan amarah yang tertahan. Ketika kehidupan berlanjut memasuki fase berikutnya dengan segala dinamikanya di negara ini, ternyata yang makin bertambah adalah kemarahan dan kesulitan, bukan kemudahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penderitaan yang mereka alami akhirnya tercurahkan dalam bentuk lirik. “Penderitaan itu pun akhirnya tercurahkan lahir menjadi kumpulan kata-kata berserakan di kepala yang terbentuk kalimat, menjadi lirik lagu-lagu di album baru,” tutup Adipati.

Dengan maxi-single ini, The Kuda tidak hanya memperkenalkan materi baru, tetapi juga mempertegas identitas mereka sebagai band punk yang vokal terhadap isu sosial politik dan kehidupan sehari-hari.

Empat lagu yang dirilis menjadi gambaran singkat tentang arah musikal dan tematik album penuh mendatang.

Bagi para pendengar, maxi-single ini adalah undangan untuk masuk lebih dalam ke dunia The Kuda, sebuah dunia yang penuh energi, amarah, keresahan, sekaligus refleksi atas realitas yang dihadapi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Natania Karin Luncurkan Album Kedua Berjudul Siluet Kita Berjalan dan Menjauh

Jakarta - Setelah penantian selama lima tahun pasca peluncuran...

Kreator Konten MICUTE Rilis Single Perdana Mau Coba Balikan

Jakarta - Nama MICUTE yang selama ini dikenal luas...

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Bappenas dan Kementerian PKP, Gaspol Program 3 Juta Rumah

Jakarta — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)...

ITPLN Gandeng Puluhan Mitra Strategis, Tingkatkan Mutu Pendidikan

‎Jakarta — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjalin kolaborasi besar...

Sinode ke-15 HKIP Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Fokus pada Persatuan dan Evaluasi Pelayanan

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Sinode ke-15 Huria Kristen Indonesia Protestan...

PSI Pematangsiantar Terima 8 SK DPC, Targetkan Pembentukan Pengurus di Seluruh Kelurahan

MEDAN, Opsi.id  – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas...

Anggota DPRD Erwin Siahaan Sosialisasi Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

Pematangsiantar - Anggota DPRD Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA...

Dukung Langkah Polri, H3 Desak Jaringan Narkoba di Sumut Ditumpas

Medan, OPSI.ID - Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan...

Berita Terbaru

Popular Categories