Dana BOK Pegawai Puskesmas di Simalungun Diduga Dipotong 50 Persen

Simalungun –  Sejumlah pegawai Puskesmas Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, menerima dana biaya operasional kesehatan atau BOK Tahun 2021. Sayangnya terjadi pemotongan sebesar 50 persen diduga dilakukan bendahara puskesmas. 

Dana BOK yang diterima para pegawai merupakan bantuan pemerintah. Setiap pegawai di Puskesmas Rambung Merah disebut menerima sebesar Rp 2,4 juta. 

Dana ditransfer ke rekening masing-masing pegawai. Namun setelah pegawai menerima transferan dana BOK, bendahara Puskesmas Rambung Merah yang diketahui berinisial DS, meminta sejumlah pegawai melakukan cashback atau mengembalikan sebesar Rp 1,2 juta. 

Hal itu diakui salah seorang dokter umum Puskesmas Rambung Merah berinisial M boru S. Dia meminta namanya diinisialkan. 

“Bendahara meminta cashback 50 persen. Sejumlah pegawai honorer menjadi korbannya. Beberapa ASN yang bertugas di Puskesmas Rambung Merah juga ikut menjadi korban,” terang M boru S melalui telepon seluler, Kamis, 30 Desember 2021 sore.

Dia mengakui prihatin dan kasihan dengan para pegawai yang menjadi korban tindakan bendahara dan juga diduga atas sepengetahuan Kepala Puskesmas  Rambung Merah berinisial dr SS. 

Baca juga:  Menteri Yasin Limpo Tunggu Bupati Simalungun di Jakarta

Menurut dia, biasanya dana BOK dibayarkan secara tunai. Namun kali ini dikirim melalui rekening masing-masing pegawai. 

Hanya saja atas permintaan bendahara, para pegawai kemudian disuruh menyetor kembali ke rekening bandahara DS, yakni rekening BRI. 

Semula kata M boru S, dirinya sempat mempertanyakan tindakan bendahara tersebut. Namun tidak ditanggapi. Termasuk menyampaikan hal itu ke seorang pejabat Dinas Kesehatan Simalungun. Sikap mereka sama, tidak mempedulikan protes yang disampaikan M boru S secara langsung. 

“Saya malah ditantang silakan melapor ke KPK dan BPK,” katanya.

Terkait informasi yang disampaikan M boru S, coba dikonfirmasi kepada Kepala Puskesmas Rambung Merah dr SS, yang juga seorang dokter umum.  Dihubungi ke nomor WhatsApp pada Kamis, 30 Desember 2021, tidak sedang aktif. 

Sedangkan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dikonfirmasi menyebut segera memonitor laporan pemotongan dana BOK tersebut. 

Dia juga meminta agar hal itu coba dikonfirmasi ke dinas terkait. Namun dia dengan tegas mengatakan akan mencopot pejabat yang terlibat dengan tindakan yang masuk pungutan liar tersebut. 

“Kalau memang terbukti langsung saya copot,” katanya seraya meminta kejadian ini untuk diungkap di media agar ada efek jera. 

Radiapoh yang dilantik April 2021 itu kemudian mengakui, diperlukan pembenahan semua sektor di Kabupaten Simalungun. 

“Simalungun ini saya akui perlu pembenahan di semua  sektor dan lini,” ungkapnya seraya meminta dukungan. “Merubah watak dan karakter memang membutuhkan waktu,” pungkasnya. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Eks Kader PDIP Maluku Bergabung ke PSI, Siap Perkuat Pembangunan Indonesia Timur 

AMBON, Opsi.id – Mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)...

PSI Ungkap Alasan Jokowi Pilih Lampung, NTT, dan Jawa Barat untuk Safari Politik

JAKARTA, Opsi.id  – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap alasan...

Jennifer Lopez Kembali dengan Kisah Cinta Baru, Office Romance Tayang 5 Juni

JAKARTA, Opsi.id  – Platform streaming Netflix kembali menghadirkan film...

Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri

JAKARTA, Opsi.id  – Diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal,...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

Berita Terbaru

Popular Categories