KSAD Dudung Minta Prajurit TNI Rangkul KKB Papua, Ini Pesan Peneliti LIPI

Jakarta –  Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP) LIPI Adriana Elisabeth menyambut positif langkah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Dudung Abdurachman yang memerintahkan bawahannya untuk merangkul kelompok pro demokrasi Papua yang kerap disebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) agar kembali ke pangkuan NKRI.

Mengutip pemberitaan Kureta, Adriana menilai bahwa pernyataan tersebut memberikan angin segar bagi penyelesaian konflik bersenjata yang terjadi di Papua. Meski begitu, ia masih mempertanyakan bagaimana metode yang dilakukan TNI untuk merangkul KKB di Bumi Cendrawasih.

“Pernyataan itu membawa harapan baru bagi penyelesaian konflik di Papua. Tapi perlu dijelaskan apa yang dimaksud merangkul dan bagaimana caranya?” tutur Adriana Elisabeth dikutip Opsi pada Jumat, 26 November 2021.

Adriana menilai, pendekatan yang dilakukan TNI belum tentu sama dengan pandangan masyarakat Papua. Lantaran itu, langkah baik yang dikemukakan Dudung tersebut masih berpotensi mendapat penolakan dari KKB.

BACA JUGA: KSAD Dudung Abdurachman Perintahkan Danpuspomad Foto Muka Sang Pelapor

Menurutnya, apabila pendekatan yang dilakukan militer belum mendapat sambutan baik, TNI perlu merangkul beberapa kelompok dan elemen masyarakat yang bisa menjembatani komunikasi dengan pihak KKB.

“Bisa saja TNI melakukan pendekatan ini selama KKB mau. Tapi kalau tidak, maka TNI perlu bekerjasama dengan elemen masyarakat sipil untuk membuka komunikasi dengan pihak KKB,” tutur Adriana Elisabeth.

Peneliti LIPI itu menjelaskan, konflik bersenjata di Bumi Cendrawasih telah terjadi begitu lama hingga menyulitkan TNI untuk mendapatkan kepercayaan dari KKB di Papua. Hal itu, kata Adriana, bisa diselesaikan dengan melibatkan dukungan dari banyak pihak sipil setempat.

“Konflik bersenjata sudah berlangsung lama, selain berdampak langsung pada kehidupan warga kampung juga mengakibatkan persoalan trust (trust gap) khususnya di antara TNI dan KKB. Hal ini memerlukan persiapan dan dukungan dari banyak pihak,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, KSAD Dudung Abdurachman memerintahkan kepada prajurit TNI agar mampu merangkul kelompok bersenjata. Hal itu menurutnya agar mereka bisa kembali ke pangkuan NKRI, terkait penanganan konflik di Papua.

Dalam instruksinya, Dudung meminta para prajurit menciptakan rasa saling menyayangi dan tidak menyakiti hati masyarakat setempat. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Eks Kader PDIP Maluku Bergabung ke PSI, Siap Perkuat Pembangunan Indonesia Timur 

AMBON, Opsi.id – Mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)...

PSI Ungkap Alasan Jokowi Pilih Lampung, NTT, dan Jawa Barat untuk Safari Politik

JAKARTA, Opsi.id  – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap alasan...

Jennifer Lopez Kembali dengan Kisah Cinta Baru, Office Romance Tayang 5 Juni

JAKARTA, Opsi.id  – Platform streaming Netflix kembali menghadirkan film...

Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri

JAKARTA, Opsi.id  – Diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal,...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

Berita Terbaru

Popular Categories