Bupati Tolikara Sampaikan Laporan Resmi Kejadian Kebakaran di Karubaga

Karubaga – Kebakaran hebat melanda Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan pada Rabu, 28 Januari 2026.  

Insiden terjadi pukul 14.00 WIT. Melumpuhkan aktivitas ekonomi warga dan mengakibatkan kerugian besar. 

Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos menyatakan peristiwa ini bukan sekadar musibah kebakaran biasa. 

“Ini adalah bencana perkotaan. Perlu penanganan lintas sektoral dari pemerintah pusat,” katanya dalam laporan pada Senin, 16 Februari 2026. 

Kronologi Kejadian 

Api berasal dari lantai dua salah satu kios warga di kawasan permukiman padat Giling Batu.  

Saksi mata dan hasil pemeriksaan kepolisian, kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik. 

Dalam hitungan menit, api menjalar ke bangunan di sekitarnya. 

“Meluas dari satu unit kios ke bangunan lainnya,” terang  Bupati Willem Wandik. 

Kebakaran hebat itu juga dipicu embusan angin lembah pegunungan yang cukup kencang. 

Termasuk ketiadaan sistem air pemadam kebakaran siap pakai. 

Warga bersama aparat gabungan TNI–Polri berupaya melakukan pemadaman manual. 

Menggunakan ember dan selang darurat, serta pompa air seadanya.  

Upaya tersebut gagal menahan kecepatan rambatan api. 

Petugas pun mengerahkan alat berat merobohkan sejumlah bangunan untuk memutus jalur api. 

“Tindakan ini dilakukan dalam situasi kritis untuk melokalisasi kebakaran,” katanya. 

Api baru padam setelah hampir seluruh kawasan permukiman habis terbakar. 

Dampak Kejadian 

Musibah kebakaran di Karubaga menimbulkan kerugian besar. 

Sebanyak 246 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.  

Sebagian besar warga merupakan pelaku usaha mikro dan berpenghasilan harian. 

Warga terdampak terpaksa mengungsi ke hunian darurat. 

Sebanyak kurang lebih 200 unit bangunan hangus terbakar. 

Seluruh bangunan umumnya berbahan semi permanen dengan jarak rapat. 

“Kebakaran ikut merusak pusat ekonomi lokal Karubaga, dan jaringan utilitas kawasan,” terang bupati. 

Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar  Rp 156 miliar. Meski begitu, tidak ada korban jiwa. 

Tanggap Daurat 

Bupati Willem Wandik mengambil langkah-langkah strategis penanganan darurat. 

Penetapan status tanggap darurat bencana, pembentukan dan pengoperasian posko induk. 

Diteruskan penanganan darurat, pengerahan tim reaksi cepat BPBD. 

Hingga penetapan masa transisi dari tanggap darurat ke rehabilitasi dan rekonstruksi. 

“Pemerintah Daerah menetapkan status tanggap darurat 14 hari,” kata bupati. 

Bertujuan mempercepat mobilisasi sumber daya pemerintah daerah. 

Memungkinkan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Mempermudah koordinasi lintas instansi, serta menjamin percepatan pelayanan kemanusiaan. 

Sejak kejadian pertama, bupati menyebut timnya telah melaksanakan penanganan darurat secara terpadu. 

Meliputi distribusi logistik pangan dan kebutuhan dasar, penyediaan tenda darurat dan hunian sementara. 

Pendampingan sosial dan layanan kemanusiaan, serta evaluasi awal penanganan darurat. 

Pemda juga melakukan pendampingan psikososial bagi korban. Konseling trauma untuk anak-anak dan keluarga. 

Termasuk fasilitasi kebutuhan administrasi kependudukan yang hilang, dan perlindungan kelompok rentan.  

“Penanganan darurat berhasil menekan risiko kelaparan dan krisis kemanusiaan,” katanya. 

Bupati Willem Wandik menegaskan, skala kebakaran di Karubaga memerlukan dukungan APBN. [Diskomdigi Tolikara] 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Akal-Akalan Provider Internet: Kuota Sudah Dibayar, Mengapa Masih Boleh Hangus?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Sambut Konser 30 Tahun UNGU, Vedra dan Gerald Rilis Ulang Lagu Tercipta Untukku

Jakarta - Lagu ikonis milik grup musik Ungu, "Tercipta...

Duovertime Angkat Dinamika Dunia Kerja Modern di Single Ga Pernah End

Jakarta - Dinamika kehidupan profesional di perkotaan sering kali...

Menteri PKP Maruarar Sirait Genjot Kinerja BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar...

KAI Properti Sulap Aset Seluas 2.500 Meter Persegi di Jakpus Menjadi Lapangan Padel

Jakarta – KAI Properti mengembangkan aset di Jalan Ir....

Downgrade Kelas Menengah: Gaji Mengecil, Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Perlu Segera Diperbaiki

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

‎Global Pals ITPLN, Jembatan Mahasiswa Menuju Dunia

‎Jakarta – Institut Teknologi PLN (ITPLN) meluncurkan ITPLN Global...

Pemprov DKI Dorong Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun dan Siap Ekspansi Global

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah...

Berita Terbaru

Popular Categories