TOLIKARA, Opsi.id — Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar sosialisasi informasi peringatan pencemaran dan kerusakan lingkungan di Aula GIDI, Karubaga.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tolikara Willem Wandik. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan serta mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Dalam sambutannya, Willem Wandik menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengajak perangkat daerah, pemerintah distrik dan kampung, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, kaum perempuan, dunia usaha, serta masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan.
Menurut Willem, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.
Baca juga: Perluas Aksesibilitas Kesehatan, Pemkab Tolikara Resmikan Puskesmas Telenggeme dan Aktifkan 4 Pustu
Pemanfaatan sumber daya alam perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak menimbulkan kerusakan yang merugikan masyarakat maupun generasi mendatang.
Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal hingga melindungi hutan, tanah, dan sumber air.
Masyarakat Diminta Tidak Bergantung pada Pemerintah
Sementara itu, Kepala Bidang Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolikara, Judius Wunungga, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah awal untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Ia menegaskan, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
Diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar upaya tersebut berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemuda, anak-anak, kaum bapak, kaum ibu, hingga tokoh masyarakat di tingkat distrik dan kampung, perlu mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga bekerja sama menjaga lingkungan,” ujarnya.
Judius menambahkan, edukasi kepada masyarakat akan dilakukan melalui sosialisasi secara langsung maupun pemanfaatan berbagai media informasi, seperti media sosial, brosur, dan papan informasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Dorong Tolikara Bersih dan Lestari
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemkab Tolikara berharap terbangun kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
Perlindungan hutan, tanah, sumber air, serta kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Baca juga: Bupati Tolikara Dorong Pengrajin Terus Berinovasi, Karya Lokal Tampil di Kriyanusa 2026
Pemerintah daerah juga berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat mencegah kerusakan lingkungan sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.
Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga lingkungan di Kabupaten Tolikara diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. []


