Jakarta, OPSI.ID – Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait polemik yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal memasuki Amerika Serikat untuk menjalankan tugasnya pada Piala Dunia 2026.
Dalam konferensi pers yang berlangsung selama lebih dari satu jam pada Rabu (11/6), Infantino mengaku prihatin atas kejadian tersebut.
Ia juga mengimbau publik agar tidak bereaksi berlebihan dan memberikan ruang bagi upaya penyelesaian masalah.
Omar Artan sebelumnya berpeluang mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang bertugas di ajang Piala Dunia.
Namun, rencana tersebut kandas setelah pihak imigrasi Amerika Serikat menolak izin masuknya.
Kasus itu memicu sorotan luas karena Artan merupakan salah satu ofisial yang telah ditunjuk FIFA untuk bertugas dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Banyak pihak mempertanyakan mekanisme yang membuat seorang perangkat pertandingan resmi justru tidak dapat memasuki negara tuan rumah.
Menanggapi kritik yang muncul, Infantino menyatakan FIFA telah berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi, meski keputusan terkait izin masuk tetap berada di bawah kewenangan pemerintah setempat.
“Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Omar. Tapi kita tidak bisa mengendalikan segalanya. Kita berusaha, kita berdiskusi, dan kita akan berbicara,” ujar Infantino seperti dikutip Sky Sports.
Presiden FIFA itu menegaskan bahwa pihaknya terus mencari solusi atas persoalan tersebut. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru meluapkan kemarahan.
Menurut Infantino, reaksi emosional justru berpotensi memperumit proses penyelesaian yang sedang diupayakan berbagai pihak.
“Mungkin terkadang ada baiknya juga untuk bersantai dan rileks. Kita mengerjakan semuanya dan mencoba menyelesaikan semuanya. Terkadang, berteriak dan marah-marah justru memberikan efek sebaliknya, yaitu menghambat pencarian solusi,” katanya. []


