Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tak segan mengambil sikap tegas dengan mencabut bantuan sosial (bansos) terhadap warga ibu kota yang kedapatan membuang sampah sembarangan ke sungai.
”Kalau memang ditemukan masyarakat membuang sampah di sungai, tentunya pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk misalnya mengambil sikap tegas,” kata Pramono Anung dikutip dari akun tiktok @jurnal_idealis pada Jumat, 26 Juni 2026.
Pramono menekankan, hampir semua rumah di Jakarta mendapatkan fasilitas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Adapun bansos yang dimaksud Pramono seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang meliputi Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ).
Kemudian Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), hingga bantuan layanan kesehatan Pasukan Putih.
”Apakah melalui pasukan putih, KJP, KJMU, bansos dan macam-macam,” tutur politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.
Pramono menegaskan ancaman ini tidak boleh dipandang remeh dan harus diindahkan oleh seluruh masyarakat Jakarta.
”Jadi kalau memang dilakukan pelanggaran, untuk itu ya tentunya kita akan mengambil sikap,” ucapnya.
Pramono Anung menambahkan, langkah preventif ini diambil untuk memberikan efek jera yang nyata sekaligus menjadi pengingat bagi warga Jakarta untuk lebih peduli menjaga kelestarian sungai. []


