Nepal, OPSI.ID – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor dahsyat di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China, terus bertambah.
Hingga Sabtu (29/8/2026), sedikitnya 676 orang dilaporkan meninggal dunia.
Berdasarkan laporan terbaru, 669 korban tewas berada di Nepal, sementara tujuh orang meninggal di wilayah Tibet, China.
Selain korban meninggal, hampir 3.000 orang masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan.
Bencana tersebut terjadi pada Rabu (26/8), ketika banjir bandang menerjang sejumlah kawasan di sepanjang perbatasan Nepal-Tibet.
Wilayah yang terdampak antara lain distrik Rasuwa dan Nuwakot di Nepal serta kawasan Gyirong di Tibet.
Arus banjir membawa lumpur, batu, es, dan material longsoran dalam jumlah besar. Sejumlah rumah, jalan, jembatan, fasilitas perdagangan hingga pembangkit listrik ikut rusak atau tersapu banjir.


