Palangka Raya, OPSI.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyiapkan uang penghargaan sebesar Rp5 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi valid mengenai pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Menurut Agustiar, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melaporkan dugaan pelaku karena pemerintah menjamin kerahasiaan identitas pemberi informasi.
Namun, ia mengingatkan agar laporan yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta. Informasi palsu maupun tuduhan tanpa dasar justru dapat menimbulkan persoalan baru.
“Kalau ada yang mendapat informasi seperti itu nanti kami bantu Rp5 juta dan jangan khawatir karena identitasnya akan kami rahasiakan. Tapi harus benar-benar, jangan mengarang dan jangan memfitnah,” ujar Agustiar dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Sabtu (29/8).
Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar saat melakukan kunjungan kerja ke Kotim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kalteng, Jumat (28/8).
Dalam kunjungan itu, turut hadir Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin serta Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Agustiar menjelaskan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat koordinasi menghadapi musim kemarau yang dinilai cukup berat tahun ini.
Ia menekankan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, hingga masyarakat harus bergerak bersama untuk mencegah kebakaran meluas.
“Kita perlu memperkuat sinergi antara provinsi dengan kabupaten agar jangan sampai kebakaran ini meluas. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, harus serentak bersama, tim keroyokan,” katanya.
Selain memperkuat koordinasi, Agustiar mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan api secara sembarangan, terutama ketika membersihkan lahan atau pekarangan.

