Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 231 Anak Sekolah Ikut Terdampak

Cirebon – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon mencatat sebanyak 270 orang terdampak dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 20 Oktober 2026. Jumlah tersebut mencakup ratusan anak sekolah hingga orang dewasa, termasuk pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinkes Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty, mengungkapkan bahwa mayoritas korban merupakan anak-anak. Dari total tersebut, sebanyak 231 orang merupakan siswa taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan jenjang pendidikan setingkatnya. Sementara itu, 39 korban lainnya merupakan orang dewasa, termasuk dua pegawai SPPG.

Kasus ini dilaporkan terjadi di 28 lembaga pendidikan dan tempat penitipan anak atau day care di wilayah Kota Cirebon.

Siti menjelaskan, para korban telah mendapatkan penanganan medis di delapan rumah sakit yang tersebar di Kota Cirebon. Selain siswa yang mengonsumsi makanan di sekolah, sejumlah anggota keluarga juga dilaporkan mengalami keluhan setelah ikut menyantap menu MBG yang dibawa pulang.

“Ada juga yang dibawa pulang, jadi adiknya dapat MBG, kakaknya ikut makan. Ada juga yang cucunya dapat MBG, neneknya ikut makan,” jelas Siti kepada kontributor Radio Elshinta, Yohanes Charles, Rabu (21/10/2026).

Untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut, Dinkes Kota Cirebon telah mengamankan sejumlah sampel yang berkaitan dengan dugaan keracunan. Sampel makanan dari SPPG Kalijaga dikumpulkan untuk diperiksa, disertai sampel biologis dari korban.

Menurut Siti, sampel tersebut meliputi muntahan dan tinja korban. Seluruh sampel kemudian dibawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat di Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampel awalnya sudah kami amankan, termasuk muntah dan tinja dari korban, dan tadi pagi sudah dibawa ke Labkesda Provinsi Jawa Barat karena memang pemeriksaan sampel tidak dilakukan di sini, kewenangannya di sana,” ungkapnya.

Pemeriksaan laboratorium tersebut dilakukan untuk mendukung penelusuran penyebab munculnya keluhan kesehatan pada para korban setelah mengonsumsi makanan MBG.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Tingkatkan Mutu Pendidikan, 300 Guru di Sidrap Ikuti Pelatihan STEM

Sidrap, OPSI.ID - Yayasan Pendidikan Adiluhung (YPAN) menggelar pelatihan...

16 Pemimpin Geng Motor dan Pelaku Tawuran Akan Dikirim ke SPN Batua Jalani Pembinaan

Makassar, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur...

Maman Imanulhaq: Mahasiswa Al-Azhar Harus Mendunia Tanpa Kehilangan Akar Kebangsaan

CIREBON — Sebanyak 1.500 calon mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo,...

Maman Imanulhaq Soroti Minimnya Anggaran Mitigasi Bencana di Indonesia

JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH....

Blak-blakan ke Rektor ITPLN, AESI Optimistis PLTS 40 GWp Tercapai dalam Dua Tahun

Jakarta — Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) optimistis pengembangan...

Ayu Ting Ting Goyang Bareng Shabrina Leanor, Bilqis dan Ayah Ojak di Synchronize Fest 2026

Jakarta - Panggung festival musik lintas genre Synchronize Fest...

Hadir di Synchronize Fest 2026, Kangen Band Hadirkan Nuansa Nostalgia dan Haru

Jakarta - Festival musik tahunan Synchronize Fest 2026 kembali...

Direktur PLN IP Ungkap Rahasia Sukses Berkompetisi di Industri Energi

Jakarta - PLN Indonesia Power (PLN IP) mengungkap potensi...

Berita Terbaru

Popular Categories