PKS Minta Pemerintah Jokowi Tunda Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Jakarta – Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Mulyanto meminta pemerintah Joko Widodo atau Jokowi menunda menaikkan tarif dasar listrik (TDL) di awal tahun 2022.

Menurutnya, sekarang bukan saat yang tepat bagi pemerintah menaikkan TDL, mengingat daya beli masyarakat masih rendah akibat terdampak pandemi Covid-19.

Mulyanto menekankan, pemerintah Jokowi seharusnya peka terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Ia mengaku banyak mendengar keluhan ihwal besarnya beban pengeluaran yang harus ditanggung warga saat ini.

Mulyanto menilai kalangan pengusaha dan industri juga menolak rencana kenaikan TDL lantaran merasa keberatan karena baru saja menerima kewajiban menaikkan batas upah minimum.

“Para pengusaha merasa kondisi perdagangan dan industri saat ini masih belum stabil,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Opsi di Jakarta, Senin, 6 Desember 2021.

Anggota Komisi VII DPR ini lantas mengingatkan, kenaikan TDL dapat memicu kenaikan inflasi. Sementara inflasi akan melemahkan daya beli masyarakat, kemudian secara langsung akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada tiga variabel yang memengaruhi besaran tarif listrik, yakni nilai kurs dolar, inflasi, dan harga batubara. Dari ketiga variabel itu, kenaikan harga batu bara di pasar internasional diduga menjadi dasar utama rencana Pemerintah menaikkan TDL.

Mulyanto menyebut, 70 persen pembangkit listrik di Indonesia adalah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batubara. Menurutnya, pemerintah mempunyai instrumen lain agar TDL tidak naik, meskipun harga batu bara melambung.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah dapat memperketat aturan domestic market obligation (DMO) agar pasokan batu bara bagi PLN tetap terjaga dengan harga yang terjangkau. Harga DMO batu bara, khususnya untuk pembangkit listrik, saat ini dipatok maksimal 70 dolar amerika per ton.

Mulyanto juga mempermasalahkan sikap pemerintah yang melaporkan rencana kenaikan TDL itu ke Badan Anggaran DPR RI. Menurutnya sikap pemerintah itu tidak tepat karena seharusnya rencana kenaikan TDL itu dibicarakan dulu di Komisi VII DPR RI yang berwenang mengawasi sektor energi.

“Seharusnya berbagai rencana ketenagalistrikan dari pemerintah dibicarakan lebih dahulu dengan mitranya, yakni Komisi VII DPR RI, yang memang membidangi soal tersebut. Tidak ke alat kelengkapan dewan (AKD) yang lain,” kata Mulyanto. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Yamal Dipanggil, Tak Ada Pemain Real Madrid di Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Jakarta, Opsi.id - Spanyol resmi mengumumkan daftar 26 pemain...

Siti Badriah Comeback Lewat Single Bikin Candu

Jakarta - Siti Badriah kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah...

Grup Band Drive Lepas Single Matra dalam Versi Bahasa Inggris

Jakarta - Band pop-rock Indonesia DRIVE kembali menghadirkan karya...

Raya Sebut Arsenal Penuh Percaya Diri Jelang Final Liga Champions

Inggris, Opsi.id - Kiper Arsenal, David Raya, menyebut keberhasilan...

Kresek Hitam untuk Daging Kurban Dinilai Berisiko bagi Kesehatan dan Lingkungan

JAKARTA, Opsi.id  – Penggunaan kantong plastik kresek hitam untuk...

Messi Cedera Paha Jelang Piala Dunia 2026, Argentina Menahan Napas

MIAMI, Opsi.id  — Kabar mengkhawatirkan datang dari kubu Argentina...

FIFA Rilis Jadwal Fase Grup Piala Dunia 2026, Deretan Big Match Langsung Tersaji

JAKARTA, Opsi.id  – FIFA resmi merilis jadwal pertandingan fase...

Berita Terbaru

Popular Categories