TOBA, Opsi.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa kemiskinan maupun keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya dan menguasai ilmu pengetahuan.
Hal itu disampaikan Luhut saat menghadiri perayaan kelulusan 150 siswa Angkatan ke-12 SMA Unggul DEL di Kabupaten Toba, Sabtu (11/7/2026).
Luhut mengawali sambutannya dengan mengutip ungkapan yang lekat dengan masyarakat Batak, yakni “Biar makan nasi dengan garam, yang penting anak harus sekolah tinggi.”
“Bagi saya, kemiskinan atau keterbatasan tidak pernah boleh menjadi alasan untuk menyerah dalam menguasai ilmu pengetahuan,” ujar Luhut.
Menurutnya, semangat itulah yang menjadi landasan dirinya bersama keluarga mendirikan Yayasan DEL sekitar 25 tahun lalu.
Ia meyakini banyak anak berbakat dari kawasan Danau Toba yang memiliki potensi besar apabila mendapatkan pendidikan dan pembinaan yang tepat.
“Saya selalu percaya bahwa anak-anak hebat dari desa di tepian Danau Toba ini adalah permata tersembunyi yang berkilau jika dibina bakat dan potensinya,” katanya, dikutip dari akun Facebook pribadinya.
Luhut mengaku bangga karena pada tahun ini sebanyak 30 lulusan SMA Unggul DEL berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi dunia.
Di antaranya Columbia University, King’s College London, dan Wageningen University.
Perayaan kelulusan tahun ini juga dihadiri sahabatnya, Teo Chee Hean beserta delegasi dari Singapura, serta Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng.
Selain prestasi para lulusan, Luhut juga mengapresiasi siswa SMA Unggul DEL yang baru saja meraih Medali Emas dalam ajang GENIUS Olympiad di Rochester, New York, Amerika Serikat.
Tim tersebut berhasil mengungguli lebih dari 500 peserta dari 70 negara.
Baca juga: Prabowo Panggil Luhut ke Istana, Ini yang Dibahas Keduanya
“Ini sekaligus menjadi pembuktian nyata bahwa anak-anak dari tepi danau pun mampu berkompetisi sejajar dengan talenta terbaik global,” ujarnya.
Kepada para lulusan, Luhut berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Jangan pernah mengkhianati almamatermu. Jagalah selalu nama harum SMA Unggul DEL. Tetaplah membumi saat berhasil dan tangguh saat menghadapi kesulitan. Pergunakanlah ilmu yang engkau miliki untuk mengabdi kepada sesama,” pesannya.
Sementara kepada para siswa baru, Luhut mengingatkan bahwa karakter yang kuat tidak lahir dari kenyamanan, melainkan melalui proses pembelajaran dan tantangan.
“Belajarlah dengan rasa penasaran yang tak pernah kenyang. Terimalah setiap tempaan dan tantangan di sekolah ini sebagai proses yang membentuk dirimu menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya.
GENIUS Olympiad
GENIUS Olympiad atau Global Environmental Issues and Us adalah kompetisi sains dan proyek lingkungan internasional yang setiap tahun diselenggarakan di Rochester Institute of Technology (RIT), Rochester, New York, Amerika Serikat.
Ajang ini diikuti oleh siswa SMA dari berbagai negara dan menjadi salah satu kompetisi riset pelajar paling bergengsi di dunia.
Peserta mempresentasikan karya inovatif yang berfokus pada isu-isu global, terutama lingkungan dan keberlanjutan.
Kategori yang diperlombakan meliputi:
Sains (Science)
Robotika (Robotics)
Bisnis (Business)
Seni (Art)
Musik (Music)
Penulisan Kreatif (Creative Writing)
Film Pendek (Short Film)
Pidato (Speech).
Pada penyelenggaraannya, GENIUS Olympiad diikuti oleh lebih dari 500 tim dari sekitar 70 negara.
Sehingga medali emas di ajang ini menjadi prestasi internasional yang sangat bergengsi.
Baca juga: Presiden Jokowi Dipastikan Tunjuk Luhut Pandjaitan sebagai Kepala IKN Nusantara
Siswa SMA Unggul DEL berhasil meraih Medali Emas di GENIUS Olympiad di Rochester, New York, sebagai bukti bahwa pelajar dari kawasan Danau Toba mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.
Universitas Ternama
Luhut menyebut siswa DEL diterima di universitas seperti Columbia University, King’s College London, dan Wageningen University.
Ketiga perguruan tinggi yang disebut Luhut termasuk dalam jajaran universitas ternama dunia.
Columbia University (Amerika Serikat), berlokasi di New York City.
Merupakan anggota Ivy League, kelompok delapan universitas paling bergengsi di Amerika Serikat.
Unggul di bidang ilmu sosial, hukum, bisnis, kedokteran, teknik, dan jurnalisme.
Banyak melahirkan peraih Nobel, kepala negara, dan tokoh dunia.
King’s College London (Inggris). Didirikan pada 1829 dan merupakan salah satu universitas tertua di Inggris.
Termasuk bagian dari University of London. Terkenal di bidang kedokteran, hukum, hubungan internasional, ilmu kesehatan, dan humaniora. Secara konsisten masuk peringkat universitas terbaik dunia.
Wageningen University & Research (Belanda). Diakui sebagai salah satu universitas terbaik dunia di bidang pertanian, pangan, lingkungan hidup, kehutanan, dan keberlanjutan.
Menjadi tujuan favorit mahasiswa internasional yang ingin mendalami ilmu pertanian dan teknologi pangan.
Keberhasilan 30 lulusan SMA Unggul DEL diterima di universitas-universitas tersebut menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di tingkat internasional dan menembus institusi pendidikan dengan standar akademik yang sangat tinggi. []


