JAKARTA, Opsi.id – Mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo membawa kabar membanggakan bagi dua putra Batak di Korps Bhayangkara.
AKBP Rinto Haivan Simbolon dan AKBP Eddwar Martua Pandjaitan dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kapolres di dua wilayah strategis, yakni Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dan Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.
Keduanya masuk dalam daftar 146 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 tertanggal 30 Juli 2026.
Rinto Haivan Simbolon
AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H. dikenal sebagai perwira yang banyak ditempa di bidang operasional dan manajemen kepolisian.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Pesisir Barat, ia mengawali sejumlah jabatan strategis di wilayah Polda Jambi.
Rinto pernah menjabat Kapolsek Jambi Timur, posisi yang memberinya pengalaman langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat kewilayahan.
Baca juga: Kenapa Orang Batak Merayakan Segalanya? Kisah di Balik Tradisi Mangompoi Jabu
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kabag Ops Polres Muaro Jambi, jabatan yang bertanggung jawab mengoordinasikan operasi kepolisian, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga penanganan berbagai gangguan kamtibmas.
Atas kinerjanya, ia dipromosikan menjadi Wakapolres Bungo.
Dalam jabatan tersebut, Rinto terlibat dalam pengamanan berbagai agenda penting daerah, pembinaan personel, serta peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Setelah mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri, ia kemudian bertugas sebagai Perwira Menengah Ro SDM Polda Jambi, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Polres Pesisir Barat.
Dengan pengalaman di bidang operasional, sumber daya manusia, serta kepemimpinan di tingkat Polres, AKBP Rinto diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki kawasan pesisir luas dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Lampung.
Eddwar Martua Pandjaitan
Sementara itu, AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H. merupakan perwira yang sebagian besar kariernya ditempa di wilayah Papua.
Sebelum dipercaya sebagai Kapolres Tambrauw, ia pernah menjabat Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Papua Barat, yang bertugas melakukan pengawasan internal dan penegakan disiplin anggota Polri.
Baca juga: Dibuka Wakil Bupati Toba, Balige Writers Festival 2026 Perkuat Literasi, Sastra, dan Budaya Menulis
Pengalaman operasionalnya semakin matang ketika dipercaya menjadi Kabag Ops Polres Manokwari, jabatan yang mengoordinasikan pelaksanaan operasi kepolisian di ibu kota Provinsi Papua Barat saat itu.
Sebelumnya, Eddwar juga pernah bertugas sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Papua Barat, yang menangani berbagai perkara tindak pidana khusus.
Kariernya terus meningkat setelah menyelesaikan Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65, hingga kemudian dipercaya menjabat Kapolres Maybrat, salah satu wilayah yang memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya.
Selama memimpin Polres Maybrat, AKBP Eddwar aktif membangun komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kini, melalui mutasi terbaru Kapolri, ia mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tambrauw, menggantikan pejabat sebelumnya.
Penyegaran Organisasi
Penunjukan AKBP Rinto Haivan Simbolon dan AKBP Eddwar Martua Pandjaitan merupakan bagian dari kebijakan penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.
Selain mengisi jabatan baru, keduanya diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pelayanan kepolisian, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum masing-masing. []


