Jakarta – Habib Bahar bin Smith bersama beberapa ormas dilaporkan menggerebek show musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Banyak petugas keamanan terlihat tak berdaya saat melihat kedatangan rombongan itu.
Melihat unggahan di akun Instagram @lbj_jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2026, Habib Bahar Smith yang memakai sarung, dengan rambut bule dikuncir, terlihat mencak-mencak di depan publik.
Habib nyentrik, kontroversi, residivis kasus kekerasan itu terlihat geram terhadap Newport, produk alkohol, yang menawarkan challenge bagi penggemar atau penikmat musik menenggak khamr secara cuma-cuma, asalkan terlebih dahulu membaca apa yang ada di ayat suci Al-Quran, dalam hal ini viral Ad-Dhuha.
”Kau tamu maksiat di sini, tak boleh keluar dari sini, sebelum pelaku ditangkap” ucap Habib Bahar sambil telunjuknya menunjuk kamera, dilihat dalam video tersebut, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Lantas Habib Bahar Smith mengomel ke pihak Ancol, yang menurutnya, harus bertanggung jawab juga atas timbulnya kegaduhan ini.
Ia pun sempat meminta air putih setelah mengungkap isi hatinya. Tak lupa rokok sebatang dibakar, ditarik, lalu diembuskan cuek bebek.
”Pihak Ancol harus tuntut mereka,” tutur Habib Bahar dengan nada tegas.
Bahar Smith pun mencetuskan pancingan kepada massa untuk melakukan sweeping, apabila pihak Kepolisian RI (Polri) tak mampu memberantas kemaksiatan.
”Apa kita saja yang cari, polisi diam? Yuk, atau kebalikan, polisi duduk nonton kita kerja. Pulang tinggal bayar atau nyerahin diri. Pilih itu saja,” kata Habib Bahar bin Smith. []


