RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan tidak menyesali keputusannya memasukkan Neymar ke dalam skuad Piala Dunia 2026.
Meski sang bintang diketahui masih dibekap cedera betis.
Neymar sebenarnya belum kembali membela Brasil sejak mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada Oktober 2023.
Pemain Santos itu juga telah absen sejak 17 Mei lalu akibat masalah pada betis kanannya.
Saat diumumkan masuk dalam skuad 26 pemain Brasil pekan lalu, Neymar awalnya didiagnosis hanya mengalami edema atau pembengkakan pada betis.
Dan diyakini bisa pulih dalam waktu dekat.
Namun, hasil pemeriksaan lanjutan setelah bergabung dengan tim nasional menunjukkan bahwa pemain berusia 34 tahun tersebut mengalami cedera otot tingkat dua.
Membuatnya harus menepi selama dua hingga tiga pekan lagi.
Ketika ditanya apakah ia tetap akan memanggil Neymar jika sejak awal mengetahui tingkat cedera yang sebenarnya, Ancelotti menjawab dengan santai.
Baca juga: Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak sebagai Pelatih Brasil hingga Piala Dunia 2030
“Kalau kakek saya punya roda, dia akan menjadi mobil,” kata Ancelotti sambil bercanda kepada wartawan, dikutip dari ESPN, Minggu (31/5/2026).
“Sejak saya menentukan skuad, Neymar sudah masuk dalam 26 pemain pilihan saya,” lanjut mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Ancelotti menjelaskan bahwa setelah Neymar resmi masuk dalam daftar pemain, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengambil alih penanganan medis sang pemain untuk memantau perkembangan kondisinya.
Meski kemungkinan besar absen pada laga pembuka Piala Dunia, Ancelotti tetap optimistis Neymar masih dapat memberikan kontribusi penting bagi Selecao selama turnamen berlangsung.
“Kami berpikir dia mungkin bisa bermain pada pertandingan pertama Piala Dunia. Jika tidak siap untuk laga pertama, dia akan siap untuk pertandingan kedua. Kami tidak meragukan hal itu,” ujar pelatih asal Italia tersebut.

