Perjalanan sang legenda
2014
Bergabung dengan Atlético Madrid dari Real Sociedad. Langsung menjadi pemain kunci di bawah asuhan Simeone.
2016
Finis ketiga Ballon d’Or. Atlético kalah di final Liga Champions — luka yang tak terlupakan.
2018
Juara Piala Dunia bersama Prancis di Rusia. Kembali finis ketiga Ballon d’Or.
2019
Hengkang ke Barcelona. Keputusan yang kelak ia sesali dan minta maaf berkali-kali.
2021
Kembali ke Atlético. Disambut hangat meski penuh keraguan — dan membuktikan diri lagi.
2026
Pamit dari Metropolitano. Pergi ke Orlando City dengan warisan sebagai legenda terbesar Atlético modern.
Baca juga: Arsenal ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun, Saka Jadi Penentu Singkirkan Atletico Madrid
Kiper Jan Oblak menutup malam itu dengan kalimat yang tepat: “Dia seharusnya menang Ballon d’Or. Dia masih punya banyak tahun di Amerika Serikat, dan mereka akan menikmatinya.” []


