PEMATANGSIANTAR, Opsi.id – Atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal Simalungun, Jeka Saragih, secara resmi menjadi anggota Barisan Serbaguna Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (BRISENA GAMKI).
Penerimaan Jeka sebagai anggota BRISENA GAMKI ditandai dengan penyematan dinas lapangan oleh Ketua DPD GAMKI Sumatra Utara, Swangro Lumbanbatu, di Lapangan Haji Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu (31/10/2026).
Kehadiran Jeka di lingkungan BRISENA GAMKI diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian, kedisiplinan, serta keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Jeka Saragih dikenal sebagai salah satu atlet MMA Indonesia yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional.
Baca juga: Cetak Sejarah, GAMKI Resmi Berdiri di Aceh
Bergabungnya putra Simalungun tersebut juga menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Apel Kebangsaan GAMKI tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Pematangsiantar.
Dalam apel kebangsaan, hadir Ketua Umum GAMKI Sahat Philip Martin Sinurat dan pengurus DPP GAMKI seperti Jumady Sinaga.
Apel Kebangsaan GAMKI juga dihadiri Wakil Gubernur Sumut, Surya.
Ada juga Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi serta pejabat forkopimda Pematangsiantar.
Sahat Hidupkan Kembali Brigsena
Brigade Serba Guna (Brigsena) GAMKI dibentuk pada tahun 1965.
Pembentukannya terjadi setelah pelaksanaan Kongres I Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), di mana organisasi ini langsung dihadapkan pada situasi politik nasional pasca-peristiwa G30S/PKI.
Baca juga: GAMKI Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah GKPI di Tangerang
Sebagai respons atas perkembangan situasi keamanan saat itu, GAMKI bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) memantau kondisi masyarakat secara saksama dan membentuk Brigsena sebagai satu kesatuan bela diri serta aksi kemanusiaan.
“Kami coba kembali aktifkan Brigsena setelah sekian lama vakum,” kata Ketua Umum GAMKI Sahat MP Sinurat di Pematangsiantar, Sabtu (31/10/2026).
Sebagai korps kepemudaan berseragam dari GAMKI, Brigsena dibentuk dengan berbagai manfaat strategis bagi internal organisasi maupun masyarakat luas.
Wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan, menjadi sarana kaderisasi untuk menciptakan pemuda Kristen yang memiliki kedisiplinan tinggi, mental tangguh, integritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Brigsena memupuk semangat bela negara, melalui program seperti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar).
Brigsena menanamkan jiwa kebangsaan dan nasionalisme yang kuat pada generasi muda.
Brigsena juga berperan aktif dalam membantu masyarakat, seperti memberikan bantuan logistik saat krisis/bencana alam, mengadakan kegiatan sosial, hingga menyantuni anak yatim.
Lebih jauh bisa menjadi penggerak di lapangan untuk memperkuat hubungan kemasyarakatan, merawat toleransi antarumat beragama, dan menjaga keutuhan bangsa. []


