Belum reda ketakutan warga, aksi serupa kembali terjadi pada Jumat (8/5/2026) dini hari.
Kali ini, seorang ibu bernama Timoria dan anaknya, Indah, menjadi korban pembegalan saat hendak pergi ke Pasar MMTC Pancing.
Keduanya dibegal di kawasan antara Lingkungan V dan VI, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli.
Akibat kejadian itu, ibu dan anak tersebut terjatuh dari sepeda motor.
Timoria mengalami kondisi kritis hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara anaknya menjalani perawatan jalan di rumah.
Kepala Lingkungan VI, Syawal, menyebut kawasan tersebut memang rawan aksi kriminalitas. Sudah berulang kali terjadi pembegalan.
“Belakangan ini masyarakat sering melihat puluhan orang berkonvoi naik motor sambil membawa senjata tajam diduga mencari mangsa,” ujar Syawal, Minggu (10/5/2026).
Ia juga menyoroti minimnya patroli rutin aparat kepolisian di wilayah tersebut.
“Kalau sudah ada kejadian baru sibuk patroli. Seharusnya jangan setengah hati menjaga keamanan masyarakat,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Hamzar Nodi mengatakan, kasus pembegalan terhadap ibu dan anak tersebut masih dalam penyelidikan.
“Kasusnya masih dalam lidik,” ujarnya singkat.
Maraknya aksi begal di kawasan Belawan turut mendapat sorotan dari praktisi hukum Sumatera Utara, Andi Tarigan.
BACA JUGA: Pak Wali, Petugas Kebersihan Kota Medan Jadi Korban Begal
Ia menilai kondisi keamanan di wilayah Medan Deli, Marelan, hingga Belawan sangat mengkhawatirkan.
Andi bahkan menyinggung aksi petugas Pomal TNI AL yang sebelumnya turun langsung menangkap puluhan pelaku begal di Belawan.
“Kita minta Kapolri menempatkan pimpinan yang benar-benar bisa bekerja memberantas kejahatan jalanan,” tegasnya. []
Kontributor: Rahmat Hidayat


