Samarinda, OPSI.ID – PSM Makassar harus puas berbagi poin dengan Borneo FC setelah melewati pertandingan penuh drama dan ketegangan.
Meski gagal meraih kemenangan, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengaku bangga dengan perjuangan dan mentalitas anak asuhnya.
Kebanggaan tersebut bukan tanpa alasan. PSM harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah dua penggawanya diganjar kartu merah.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Kalezic menilai PSM sebenarnya mampu mengendalikan jalannya laga.
Bahkan, ia menganggap timnya tampil lebih dominan dan berhasil meredam permainan Borneo FC.
“Kami menetralisir cara bermain Borneo 100 persen dan kami berada di posisi favorit untuk bermain sepak bola sesuai yang kami inginkan. Kami mengontrol pertandingan dan menjadi tim yang jauh lebih berbahaya dengan menciptakan banyak peluang, sementara Borneo tidak menciptakan satu pun peluang sepanjang laga,” ujar Kalezic usai laga.
Meski demikian, pelatih tersebut menyayangkan PSM harus kebobolan lebih dahulu.
Gol Borneo FC itu dinilainya sebagai kejadian yang tidak terduga, terlebih ketika PSM sedang berada dalam posisi untuk mencetak gol.

