MAKASSAR, OPSI.ID — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, institusi ini berhasil lolos dan menerima pendanaan Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek.
Keberhasilan tersebut ditandai secara resmi lewat penandatanganan kontrak pendanaan riset dan pengembangan di Kantor LLDIKTI Wil. IX Sultanbatara, Makassar, Jumat (18/9).
Pencapaian bersejarah ini disambut hangat oleh Rektor ITB Nobel Indonesia, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim pelaksana yang telah membawa nama kampus meraih kepercayaan berskala nasional tersebut.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas bidang keilmuan dosen ITB Nobel Indonesia mampu melahirkan program yang inovatif sekaligus memiliki orientasi kuat terhadap pemberdayaan masyarakat,” tegas Badaruddin.
Dalam program Kosabangsa 2026 ini, ITB Nobel Indonesia mengusung proyek bertajuk “Coral Digital Living Lab: Integrasi Budidaya Karang Hias Berbasis Ekosistem dan Pemasaran Digital untuk Hilirisasi Ekonomi Kreatif Pesisir Barru.”
Bertindak sebagai institusi pelaksana, ITB Nobel Indonesia membentuk tim lintas disiplin yang diketuai oleh Dr. Sri Prilmayanti Awaluddin, S.E., M.M. (Magister Manajemen), dengan anggota Nurani, S.Kom., M.T. (Sistem & Teknologi Informasi) dan Tami Azzahra Nur, S.Pi., M.Si. (Teknologi Hasil Perikanan). Proyek ini juga didampingi oleh Politeknik Pertanian Negeri Pangkep sebagai institusi pendamping.
Ketua Tim Kosabangsa ITB Nobel Indonesia, Dr. Sri Prilmayanti, menegaskan bahwa kelulusan ini bukan sekadar pencapaian akademis belaka, melainkan sebuah tanggung jawab besar.
“Kami di ITB Nobel Indonesia percaya bahwa inovasi terbaik adalah yang mampu menyelesaikan permasalahan riil di lapangan. Melalui kolaborasi ini, kami siap mengoptimalkan potensi lokal, mendampingi masyarakat secara berkelanjutan, dan mendorong kemandirian ekonomi daerah,” ungkap Sri Prilmayanti.
Momen penandatanganan kontrak tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala LP3M Nobel Indonesia Andi Ircham Hidayat, S.Kom., M.Kom.

