Dukung Sekolah Ramah Anak, SDIT Rabbani Quran School Abdya Terapkan Konsep STIFIn

Aceh Barat Daya – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Rabbani Quran School Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, menerapkan konsep STIFIn dalam mendukung konsep sekolah ramah anak.

Konsep STIFIn dapat diartikan sebagai konsep ilmu yang memetakan manusia berdasarkan sistem operasi otaknya. Konsep ini dinilai dapat membuat siswa-siswi merasa nyaman belajar, karena mereka akan mendapat proses pembelajaran yang sesuai kemampuan mesin kecerdasan yang mereka miliki.

Hal di atas disampaikan Ketua Pembina Yayasan Ar Ruhul Jadid Aceh, Wahyudi Satria dalam sambutannya pada pelaksanaan deklarasi sekolah ramah anak SDIT Rabbani Quran School, di Abdya, Senin, 13 Desember 2021.

“Yayasan Ar Ruhul Jadid Aceh mendukung deklarasi sekolah ramah anak SDIT Rabbani Quran School. Sekolah akan terus berupaya menjadikan sekolah sebagai tempat ternyaman bagi seluruh siswa dalam proses belajar-mengajar,” kata Wahyudi.

Dia menjelaskan, agar semua ini tercapai, sekolah tentu harus menyiapkan segala fasilitas sarana dan prasarana pendukung. Selain fasilitas, sekolah juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar yang mampu berperan sebagai guru, sahabat, dan orang tua bagi peserta didik.

Lebih lanjut dia berkata, sekolah juga akan menerapkan konsep pembelajaran di sekolah dengan menggunakan konsep mesin kecerdasan sesuai dengan personality genetik masing-masing peserta didik yang disebut dengan konsep STIFIn.

“Dengan pembelajaran menggunakan konsep STIFIn, setiap siswa akan merasa nyaman belajar, karena mereka akan mendapatkan proses pembelajaran sesuai kemampuan mesin kecerdasan yang mereka miliki,” ucapnya.

Dengan begitu, lanjutnya, diharapkan setiap anak mampu melejitkan potensi diri dan prestasi belajarnya. Dengan konsep ini, diyakininya, tidak lagi mengenal istilah anak-anak bandel atau anak-anak bodoh.

“Harapan kami, konsep pembelajaran berbasis mesin kecerdasan dapat diadopsi oleh sekolah lain di Abdya sebagai instrumen pendukung sekolah ramah anak,” tuturnya.

Wahyudi berkata, selaku pembina yayasan yang telah mendapat lisensi menjadi promotor yang mampu melakukan tes dan melayani konsultasi mesin kecerdasan atau personaliti genetik anak di Abdya.

“Kita juga telah melakukan tes semua guru-guru di SDIT Rabbani Quran School dan bimbingan pengajaran dan pengasuhan dengan konsep STIFIn,” ucapnya.

Kata dia, dalam waktu dekat ini yayasan dan sekolah akan menerapkan konsep menghafal Al Quran dengan menerapkan konsep STIFIn.

“Dengan izin Allah SWT konsep ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan menghafal Al Quran dalam waktu cepat,” ujarnya memungkasi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Berita Terbaru

Popular Categories