FORMASI Desak Kejari Sumber Selidiki Dugaan Ketuk Palu APBD Cirebon 2026

Cirebon – Organisasi masyarakat Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon mendorong Kepala Kejaksaan Negeri Sumber untuk segera bertindak menindaklanjuti dugaan praktik kompensasi dalam proses pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2026.

Desakan tersebut mencuat setelah beredar informasi di ruang publik mengenai adanya paket proyek pembangunan jalan senilai sekitar Rp55 miliar yang disebut tidak melalui mekanisme Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Cirebon. Paket kegiatan itu diduga berkaitan dengan praktik kompensasi dalam proses “ketuk palu” pengesahan APBD.

Ketua Umum FORMASI Cirebon, Adv. Qorib, SH., MH., menilai persoalan ini sebagai isu serius yang perlu ditangani secara profesional, terbuka, dan akuntabel. Hal itu guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Ini bukan persoalan sepele. Kami meminta aparat penegak hukum untuk tidak menutup mata dan segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujar Qorib.

FORMASI mendesak Kejaksaan Negeri Sumber untuk memanggil dan memeriksa seluruh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Cirebon. Selain itu, lembaga tersebut juga diminta meminta klarifikasi dari Ketua DPRD terkait proses pembahasan dan persetujuan anggaran.

Tak hanya itu, FORMASI juga mendorong penelusuran lebih lanjut terhadap dugaan adanya paket kegiatan yang berada di luar mekanisme penganggaran sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Termasuk mengusut secara transparan indikasi kompensasi dalam pengesahan APBD 2026.

Menurut Qorib, langkah tersebut penting untuk menjaga integritas lembaga legislatif. Sekaligus memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik.

“Kami tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

FORMASI berharap Kejaksaan Negeri Sumber segera mengambil langkah konkret guna memberikan kepastian hukum. Sekaligus menjawab keresahan masyarakat atas dugaan praktik yang berpotensi merugikan keuangan daerah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

LTJ Mamuju Jadi Sorotan Nasional, Gubernur Suhardi Duka Minta Tata Kelola Berpihak ke Rakyat

Jakarta, OPSI.ID - Pemerintah pusat tengah mengembangkan potensi rare...

Viral Curhatan Emak-emak soal Narkoba di Pantai Labu, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Deli Serdang, Opsi.id  — Sebuah video curhatan emak-emak terkait...

Ketua LPA Deli Serdang: Tanpa Dukungan Pemerintah, Kami Tetap Berjuang Demi Anak-anak

Deli Serdang, Opsi.id  — Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten...

Kalahkan Uni Emirat Arab, Vietnam U17 Lolos Piala Dunia 2026

Arab Saudi, OPSI.ID - Timnas Vietnam U17 memastikan satu...

Resmi Menjabat Kapolres Metro Depok, Christian Rony Putra Dilepas Haru oleh Polda Sulbar

Mamuju, OPSI.ID - Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol...

Duel Sengit SMK Tiara Nusa Borong vs SMA Regina Pacis Bajawa di Lapangan UNIKA SP Ruteng

Ruteng, OPSI.ID - Laga semifinal sepak bola Putra, Piala...

Berita Terbaru

Popular Categories