Jawaban Pramono Anung terkait Pembongkaran Tangga JPO di Samping Gedung DPR/MPR

‎Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons kabar miring menyoal pembongkaran tangga di jembatan penyeberangan orang (JPO) persis di samping Gedung DPR/MPR, Senayan.

‎Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) itu tidak menjelaskan secara gamblang kapan tangga JPO tersebut dibongkar, termasuk apakah yang membongkar adalah Dinas Bina Marga DKI Jakarta atau Kementerian Pekerjaan Umum (PU).‎ Sebab, tangga JPO itu terlihat masih ada saat adanya aksi demonstrasi tahun 2025 kemarin.

‎Ia hanya menyebut, yang membangun JPO itu adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

‎”Jadi JPO yang ada di Senayan itu adalah JPO yang dulunya dibangun oleh Kementerian PUPR,” kata Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.

‎Meski dibangun oleh kementerian, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk merawat seluruh JPO yang masih dibutuhkan masyarakat.

‎Menurut dia, hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas publik yang layak bagi warga.

‎”Bagi Pemerintah DKI Jakarta, semua JPO yang masih bisa dan diperlukan tentunya kami merawatnya,” ucapnya.

‎Pramono juga mengungkapkan rencana untuk mengevaluasi keberadaan JPO di seluruh ibu kota. Pemprov DKI Jakarta berencana menarik atau membongkar JPO yang dinilai sudah tidak lagi difungsikan atau tidak dibutuhkan oleh warga.

‎”Tetapi kalau kemudian memang sudah tidak difungsikan karena beberapa juga akan ada JPO yang akan kami tarik (bongkar), terutama yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta sendiri pasti akan kami lakukan,” katanya.

‎Sebagai contoh, Pramono menyebutkan JPO di Jalan HR Rasuna Said yang sempat menjadi sorotan publik. Keputusan untuk membongkar JPO tersebut diambil setelah dirinya melakukan tinjauan langsung ke lapangan dan mendapati fasilitas itu sudah tidak lagi efektif.

‎”Termasuk JPO yang ada yang kemarin love and hate yang ada di Rasuna Said. Kalau bukan karena saya melihat langsung, pasti saya juga enggak akan bisa mengambil keputusan. Begitu saya lihat langsung, ternyata JPO itu sudah tidak diperlukan sehingga dengan demikian untuk Pemerintah DKI Jakarta, selama JPO itu masih diperlukan dan menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta, kami akan merawatnya,” kata Pramono Anung. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Arda Hatna Bahas Kebaikan, Kesabaran, dan Keyakinan di Single Matematika Tuhan Berbeda

Jakarta - Perjalanan kreatif seorang seniman sering kali berakar...

‎PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat AA Sangat Memuaskan

Jakarta - Di balik layanan air minum perpipaan yang...

Berkarya Lewat Nama ASTRI, Rahmania Astrini Rilis Single Ini Bukan Cinta

Jakarta - Penyanyi solo sekaligus penulis lagu yang telah...

Polusi Udara Makassar Memburuk, Polres Pelabuhan Bagikan 1.000 Masker Gratis

Makassar, OPSI.ID - Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi...

Bupati Tolikara Imbau Warga Waspadai Dampak El Nino, Ingatkan Hemat Air dan Cegah Kebakaran

TOLIKARA, Opsi.id – Bupati Tolikara, Willem Wandik, mengimbau masyarakat...

Inovasi H-CORE Mahasiswi ITPLN Raih Penghargaan, Bisa Konversi Bensin ke Hidrogen Tanpa Ganti Mesin

Jakarta — Mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN), Jasmine Aleyda...

Berita Terbaru

Popular Categories