Sukri mengungkapkan, momentum Musda akan dimanfaatkan untuk merekrut kader dan simpatisan terbaik dalam menghadapi dinamika politik nasional, termasuk kemungkinan adanya pemilihan nasional dan pemilihan daerah secara terpisah sebagaimana berkembang pasca putusan Mahkamah Konstitusi.
“Partai Demokrat mulai hari ini, khususnya DPD Demokrat Sulbar, mempersiapkan diri dan momentum Musda ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk merekrut orang-orang terbaik,” pungkas Sukri.
Sementara itu, Sekretaris SC, Yuslifar Yunus mengatakan, pendaftaran bakal calon Ketua DPD dibuka mulai 16 hingga 22 Mei 2026.
“Hingga saat ini belum ada yang mendaftar, baik kader maupun non-kader. Namun kami tetap standby di sekretariat menunggu calon yang akan mendaftar,” kata Yuslifar.
Ia menegaskan syarat utama calon Ketua DPD adalah harus berstatus sebagai kader Partai Demokrat dan memiliki keanggotaan partai.
Yuslifar berharap proses ini menghadirkan dinamika yang sehat dalam internal partai..
“Kalaupun hanya satu calon, tahapan tetap berjalan sampai penetapan ketua terpilih,” ujarnya.
Menurut Yuslifar, Musda bukan hanya agenda pemilihan ketua DPD, tetapi juga menjadi bagian dari konsolidasi dan restrukturisasi kepengurusan partai hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan ranting.
Dalam Musda V tersebut, Demokrat Sulbar juga mengusung tagline lokal “Demokrat Kuat Sulbar Pabeta”.
Tagline itu merupakan turunan dari tema nasional Partai Demokrat yakni “Konsolidasi Partai Demokrat, Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”.
Firman Argo menambahkan, sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat dipastikan hadir dalam Musda tersebut, di antaranya Sekretaris Jenderal, Wakil Sekretaris Jenderal, serta jajaran Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK).
Sementara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dijadwalkan memberikan sambutan secara virtual melalui Zoom pada pembukaan Musda.
“Pak Ketum akan menyampaikan pesan secara langsung kepada kader Demokrat Sulbar melalui Zoom sebelum acara dibuka oleh Sekjen,” tutup Firman. []
Reporter: Eka Musriang

