JAKARTA, Opsi.id – Mantan Presiden Joko Widodo dikabarkan akan kembali turun ke lapangan dan melakukan safari ke sejumlah daerah di Indonesia mulai Juni 2026.
Dua wartawan senior menjadi narasumber dalam diskusi Total Politik via YouTube pada 25 Mei 2026.
Keduanya sepakat menilai, langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat basis politik sekaligus membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bambang Harymurti dan Don Bosco Selamun, menilai keputusan Jokowi kembali aktif turun ke daerah bukanlah sesuatu yang mengejutkan.
Menurut mereka, politik merupakan dunia yang sulit ditinggalkan oleh para pelakunya, terlebih bagi tokoh yang masih memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat.
Dalam pembahasan keduanya, disebutkan bahwa Jokowi sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk membantu PSI secara penuh.
Baca juga: Solidaritas Hari Raya Iduladha 1447 H, PSI Sumut Bagikan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Karena itu, rencana kunjungan ke berbagai daerah dipandang sebagai implementasi dari janji tersebut.
Sekaligus bagian dari strategi memperkuat PSI menjelang kontestasi politik berikutnya.
“Ya, beliau sudah komit mau membesarkan, ada waktu nih sampai tahun 2029 untuk kampanye,” kata Bambang.
Sejumlah analis bahkan menilai kekuatan Jokowi di wilayah pedesaan menjadi modal penting bagi PSI yang selama ini dinilai lebih kuat di kawasan perkotaan.
Kehadiran Jokowi di lapangan diyakini dapat membantu partai tersebut menembus ambang batas elektoral.
Dan memperluas dukungan di daerah-daerah yang selama ini belum menjadi basis utama PSI.
Selain itu, langkah Jokowi juga dipandang memiliki dimensi politik yang lebih luas.
Beberapa pengamat menilai upaya membesarkan PSI tidak hanya berkaitan dengan masa depan partai tersebut.
Tetapi juga menjadi bagian dari pertarungan pengaruh politik jangka panjang. Termasuk dalam peta hubungan dengan partai-partai besar seperti PDI Perjuangan.

