KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Keandalan Prasarana Melalui Penggantian Bantalan Beton dan Bantalan Sintetis

Cirebon – KAI Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat keandalan prasarana perkeretaapian melalui program perawatan dan penggantian bantalan secara bertahap. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas konstruksi jalan rel sekaligus mendukung keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api.

Salah satu fokus pekerjaan yang dilakukan KAI Daop 3 Cirebon adalah penggantian bantalan beton serta penggunaan bantalan sintetis pada lokasi yang membutuhkan karakteristik material yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan bantalan merupakan salah satu komponen penting dalam konstruksi jalan rel karena memiliki fungsi menopang rel, menjaga kestabilan dan geometri spoor, serta meneruskan beban kereta api ke struktur di bawahnya.

“Bantalan memiliki peran penting dalam menjaga keandalan konstruksi jalan rel. Karena itu, penggantian bantalan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, kebutuhan prasarana, serta standar mutu dan keselamatan yang berlaku,” ujar Muhib.

Untuk program penggantian bantalan beton sebanyak 3.000 batang, KAI Daop 3 Cirebon telah merealisasikan sebanyak 3.000 batang atau mencapai 100 persen.

Sementara itu, pada program penggantian bantalan beton sebanyak 8.500 batang, realisasi pekerjaan hingga periode pelaporan telah mencapai 1.550 batang atau sebesar 18,23 persen. Pekerjaan tersebut terus dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kondisi lapangan dan prioritas kebutuhan prasarana.

Selain bantalan beton, KAI Daop 3 Cirebon juga melakukan penggantian bantalan sintetis. Dari target sebanyak 1.650 batang, telah terealisasi sebanyak 255 batang atau mencapai 15,45 persen.

Penggunaan bantalan sintetis menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan ketahanan prasarana, khususnya pada konstruksi jembatan jalan rel. Bantalan pada konstruksi jembatan berada pada lingkungan yang lebih rentan terhadap paparan air dan kelembapan.

Selama ini, bantalan kayu banyak digunakan pada konstruksi jembatan karena memiliki karakteristik yang sesuai dan relatif mudah dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun, material kayu memiliki tantangan terhadap kondisi lingkungan, antara lain potensi pelapukan, perubahan kondisi akibat kelembapan, serta serangan jamur dan organisme pengganggu.

Sebagai alternatif, bantalan sintetis memiliki karakteristik yang lebih tahan terhadap air, kelembapan, dan pelapukan. Hal tersebut membuat material sintetis berpotensi memiliki umur layanan yang lebih panjang serta mengurangi kebutuhan penggantian akibat kerusakan material.

“Pemilihan material prasarana tentunya kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Untuk bantalan sintetis, karakteristik material yang lebih tahan terhadap air dan kelembapan menjadi salah satu pertimbangan dalam penggunaannya, khususnya pada lokasi tertentu seperti konstruksi jembatan,” jelas Muhib.

Muhibbuddin menambahkan bahwa pekerjaan prasarana tidak hanya berorientasi pada pencapaian target kuantitatif, tetapi juga memastikan seluruh proses pekerjaan memenuhi aspek kualitas dan keselamatan.

“Target pekerjaan menjadi bagian penting dalam mengukur kinerja, namun yang tidak kalah penting adalah memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai standar. Dengan begitu, hasil pekerjaan dapat benar-benar mendukung keandalan jalur dan keselamatan perjalanan kereta api,” tambahnya.

KAI Daop 3 Cirebon akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan kualitas prasarana secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keandalan jalur sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

ITB Nobel Indonesia dan FPT University Resmi Teken Kerjasama

MAKASSAR, OPSI. ID -- Rektor Institut Teknologi dan Bisnis...

BP Tapera Kunjungi Kementerian UMKM, Dorong Perumahan Subsidi bagi PNS dan Pelaku Usaha

Jakarta – Pemerintah terus mendorong pemahaman akan pentingnya memiliki...

Grup Band Androck Lepas Single Kedua Bertajuk Labirin Ambigu

Jakarta - Memantapkan langkah dalam fase transformasinya di industri...

‎Menteri PKP, Mendagri, dan Kapolda Metro Jaya Kolaborasi Bedah Rumah di Kampung Ambon Jakbar

Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat...

Maseta Luncurkan EP SAYANG, Narasi Dualisme Cinta dan Kehilangan

Jakarta - Industri musik pop tanah air kembali diperkaya...

‎PLTS 100 GWp Butuh 5,5 Juta Tenaga, ITPLN Siapkan Lulusan Terampil

‎Jakarta - Institut Teknologi PLN (ITPLN) memastikan akan menyiapkan...

Bekal Santri Hadapi Era Digital, OJK Cirebon Ingatkan Bahaya Investasi Berisiko

Cirebon – Kemampuan mengelola keuangan dan mengenali risiko investasi...

Munafri Arifuddin Pimpin PSSI Sulsel, Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda

Makassar, OPSI.ID - Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa...

Berita Terbaru

Popular Categories