Kita Berharap Kabinet Indonesia Maju Blusukan Sampai 2024

*Catatan akhir tahun 2021, Oleh KP Norman Hadinegoro

Selain disebut sebagai Kabinet Indonesia Maju, kabinet di Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga dinamakan sebagai Kabinet Blusukan.

Blusukan yang secara harfiah berarti masuk keluar (bukan keluar masuk) kampung untuk menangkap aspirasi rakyat dan kemudian membuat program kerja yang relevan dengan aspirasi rakyat tersebut. Hal ini akan menjadi metode kerja para menteri Kabinet Blusukan tentunya.

Secara logika, metode ini akan menjadi populer di tengah pemimpin dari tingkat menteri sampai dengan tingkat RT di kampung. Bagaimana tidak, mengingat Presiden Jokowi pun suka blusukan hampir setiap hari.

Bayangkan jika semua pemimpin di negeri ini menggunakan metode yang sudah terkenal taktis dan praktis dan tentunya sudah teruji dalam melakukan perubahan besar bagi masyarakat pada seluruh lini IPOLEKSOSBUDHANKAM atau ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan dan keamanan.

Filosofi blusukan ternyata cukup dalam. Blusukan adalah cara Jokowi “minta maaf” mewakili pemimpin-pemimpin yang selama ini salah memperlakukan rakyat. Blusukan benar-benar merupakan maaf yang tulus dengan mendudukkan kembali rakyat sesuai posisinya sebagai orang-orang yang dilayani.

Blusukan adalah bukan pencitraan, melainkan tindakan kongkret melayani secara tepat dan bottom-up. Blusukan adalah bersahaja dan rendah hati kepada rakyat melayani demi negara.

Jokowi dalam tindakan dan tutur katanya sudah sangat jelas menunjukkan kualitas kerendahan hatinya. menjadi spirit di jajaran kabinet blusukan nantinya.

Vox populi vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan. Ini rupanya menjadi dasar kerendahan hati anak manusia bernama Jokowi. Prinsip Massive Action adalah bekerja harus lebih giat dari orang lain, harus lebih keras dari orang lain, keluarkan semua daya dan upaya untuk mencapai target.

Cinta tapi tidak takut melukai

Point terakhir dari saya adalah bahwa Jokowi benar-benar mencintai negeri ini dan mencintai rakyat ini. Namun, mereka tak segan-segan bersinggungan dengan “penjahat-penjahat” negeri yang berkedok melayani rakyat padahal ujung-ujungnya menggelembungkan kantongnya sendiri.

Cinta tapi tidak takut melukai adalah pemahaman cinta yang sebenar-benarnya. Jokowi sadar bahwa mereka tidak dapat menyenangkan semua orang. Kepentingan negara, rakyat, dan konstitusi menjadi pijakan mereka mengamalkan cintanya sekalipun mesti melukai orang-orang yang berseberangan.

Tak ada kata “ah, ngak enak, dia kan teman gua, nanti kalau gua singgung, dikira bukan pemimpin yang penuh cinta”. Jokowi dalam hal ini memiliki pemimpin yang didamba di negeri ini. (Selasa, 21 Desember 2021)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Dibintangi Atiqah Hasiholan, Film Pasukan 1000 Janda Angkat Kisah Malahayati

Jakarta - Rumah produksi Manara Films resmi merilis teaser...

Drama 11 Gol di GBK! Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Jakarta, OPSI.ID - Timnas Indonesia memastikan tiket ke babak...

Pansus DPRD DKI Temukan Dugaan Manipulasi Omzet Parkir di Sejumlah RSUD

‎Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD...

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 18 Pejabat Baru Kabinet dan Lembaga Negara

Jakarta, OPSI.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara...

Azas Tigor Nainggolan Soroti Parkir Liar Jakarta: Potensi Retribusi Capai Rp8,04 Triliun per Tahun

Jakarta - Analis Kebijakan Transportasi sekaligus Ketua Koalisi Warga...

Pelajar 14 Tahun Bobol Konter HP di Cirebon, Wajah Ditutupi Celana

Cirebon – Seorang pelajar berusia 14 tahun diamankan Satuan...

Sidak RSD Gunung Jati Cirebon, DPRD Minta Kondisi Keuangan dan Utang Dibuka Transparan

Cirebon – Komisi III DPRD Kota Cirebon menyoroti sejumlah...

Berita Terbaru

Popular Categories