Komisi A DPRD DKI Minta Jangan Tutupi Hasil Pemeriksaan Kasus ASN Pemprov yang Viral Ganti Pelat Mobil

Jakarta – Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, mendesak agar proses pemeriksaan terhadap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilakukan secara serius.

Ia menyoroti video oknum ASN yang viral di media sosial saat menukar pelat nomor kendaraan dinas menjadi pelat pribadi.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap kasus tersebut tidak boleh dilakukan setengah hati.

Sebab, hal tersebut sudah memantik kemarahan publik. Maka itu, ia meminta semua hasil pemeriksaan harus dibuka terang-benderang ke publik alias jangan ada yang ditutupi.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat,” katanya kepada wartawan pada Selasa (7/4/2026).

Tuntutan Transparansi dan Akuntabilitas Inspektorat

Ia menyampaikan, inspektorat melalui penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) wajib bekerja transparan dan akuntabel.

Menurut dia, penanganan lamban atau terkesan disembunyikan hanya akan memperburuk persepsi publik terhadap pemerintah daerah.

Tak hanya soal transparansi, Legislator Fraksi Partai Gerindra juga menuntut ketegasan. Ia meminta agar sanksi berat dijatuhkan kepada ASN Pemprov DKI Jakarta tersebut jika terbukti terjadi pelanggaran terkait pemalsuan dokumen.

“Tidak boleh ada kompromi bagi ASN yang menyalahgunakan fasilitas negara. Kalau terbukti, harus ada efek jera. Ini bukan pelanggaran kecil,” ujarnya.

‎Dinilai Bukan Sekadar Pelanggaran Administratif

Lebih lanjut ia berpendapat, kasus ini bukan sekadar pelanggaran administratif biasa.

‎Menurutnya, tindakan menukar pelat kendaraan dinas merupakan bentuk manipulasi yang berpotensi merusak sistem pengawasan internal.

‎Dalam konteks ini, DPRD DKI pun mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kasus seperti ini bisa menjadi preseden buruk.

‎”Jika tidak ditindak tegas, bukan tidak mungkin praktik serupa akan terus berulang di lingkungan birokrasi,” ucapnya.

‎Maka itu, Inggard menekankan agar hasil pemeriksaan segera dirampungkan dan diumumkan secara terbuka.

‎Ia menilai, publik berhak mengetahui bagaimana kasus ini ditangani dan apa sanksi yang dijatuhkan terhadap oknum ASN itu.

‎“Jangan sampai masyarakat menilai ada yang dilindungi. Semua harus jelas,” ucapnya.

‎Selain itu, penyalahgunaan kendaraan dinas, sekecil apa pun, tak lagi bisa dianggap remeh.

Minta Hasil Pemeriksaan Dibuka ke Publik

‎”DPRD memastikan akan terus mengawal prosesnya. Jika tidak, kepercayaan publik dipertaruhkan dan itu jauh lebih berbahaya,” tuturnya.

‎Sebagai informasi, peristiwa ini bermula saat petugas dari Satlantas Polres Bogor menghentikan sebuah kendaraan di kawasan Puncak Bogor.

‎Petugas curiga terhadap pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan data.

‎Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa kendaraan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah. Namun, pelat merah yang seharusnya digunakan telah diganti dengan pelat putih.

‎Petugas kemudian mengambil tindakan tegas dengan meminta pengemudi mengembalikan pelat sesuai aturan. Pelat yang tidak sah turut diamankan sebagai barang bukti. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Tujuan Safari Politik Perdana Bersama PSI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasan...

BAKUMSU: Ada 20 Dugaan Pelanggaran HAM di Sumut Selama Mei 2026

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara...

Konvensi ILO Nomor 193 Disahkan, Pekerja Platform Digital di Indonesia Dapat Perlindungan Lebih Kuat

Jakarta - Kecemasan jutaan pekerja platform digital terkait status...

Teriakan Pekerja Laundry Gagalkan Aksi Curanmor di Medan, Pelaku Sempat Jatuh Saat Kabur

Keberanian seorang pekerja laundry menggagalkan aksi pencurian sepeda...

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 siap dimulai....

Ditlantas Polda Sulbar Bantu Warga dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Mamuju, OPSI.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi...

Maling Tembaga Penangkal Petir Menara PLN Mamuju, Tiga Pelaku Diciduk Polisi

Mamuju, OPSI.ID - Tim Resmob Jatanras Direktorat Reserse Kriminal...

Berita Terbaru

Popular Categories