Lapor ke Kemenhaj Sulsel, Wanita di Makassar Tertipu Haji Khusus

Makassar, OPSI.ID – Seorang wanita bernama Widya Sulfia Anggraini (36) melaporkan travel haji dan umrah, Jannah Firdaus ke Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Senin (6/7/2026). Laporan tersebut, usai dirinya tertipu pemberangkatan haji 2026 meski sudah menyetor Rp270 juta.

“Laporan aduan. Keberangkatan haji yang gagal berangkat,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Kemenhaj Sulsel.

Widya menjelaskan kronologi berawal saat dirinya ditawari agen travel Jannah Firdaus terkait keberangkatan haji tahun 2026. Widya mengaku percaya akan travel tersebut karena juga direkomendasikan oleh kerabatnya.

“Ditawarin salah satu agen JF (Jannah Firdaus) ini haji resmi. Berangkat tahun ini bulan 5 (Mei) tanggal 12,” kata dia.

Menjelang keberangkatan, Widya mengaku mulai curiga ada masalah. Hal tersebut ditunjukkan setelah pihak travel tidak memberikan semua perlengkapan haji seperti koper, kain Ihram, dan lain-lain.

“Bukan visa haji. Tapi ternyata yang dikasih visa kerja,” bebernya.

Meski mulai curiga, Widya mengaku tetap yakin akan berangkat pada tanggal yang sudah ditentukan karena sempat melaksanakan manasik haji. Meski demikian, manasik haji yang dilakukan ternyata melalui daring atau online.

“Pada H-2 keberangkatan itu sempat manasik,” tuturnya.

Namun, harapan Widya untuk berangkat melaksanakan Rukun Islam Kelima kandas saat sudah tiba di Jakarta. Alasannya, visa yang diberikan pihak travel kepadanya bukan visa haji, melaikan visa kerja.

“Baru tahu batal berangkat pas sampai di Jakarta. Alasannya enggak aman (karena tidak memiliki visa haji),” tuturnya.

Widya mengaku mengalami kerugian hingga Rp270 juta. Uang tersebut, dirinya bayar secara bertahap kepada pihak travel.

“Sudah saya transfer Rp270 juta. Pembayaran bertahap sebanyak lima kali,” kata dia.

Selain dirinya, Widya mengungkapkan ada setidaknya 80 orang  yang diduga tertipu dan gagal berangkat haji. Ia menyebut korban berasal dari sejumlah daerah lain.

“Ada 80-an lebih (jemaah gagal berangkat). Ada yang dari Balikpapan, Samarinda,” bebernya.

Widya berharap dengan melapor ke Kemenhaj Sulsel, uangnya bisa kembali. Apalagi, dirinya sudah melayangkan somasi kepada Travel Jannah Firdaus.

“Berharap dana saya dikembalikan secara utuh. Terus pihak berwenang menindaklanjuti travel nakal seperti ini,” ucapnya.

Sementara Ketua Tim Pengendali Haji dan Umrah Bidang Bina Pengendali Haji dan Umrah Kemenhaj Sulsel, Rizkayadi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan aduan dari korban penipuan pemberangkatan haji 2026. Rizkayadi mengungkapkan korban melaporkan Travel Jannah Firdaus.

“Ternyata travelnya itu Jannah Firdaus dan dia PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus). Dia punya izin umrah dan haji,” kata dia.

Meski memiliki izin PIHK, Rizkayadi menyebut Travel Jannah Firdaus ternyata berkantor di Jakarta. Ia menyebut Travel Jannah Firdaus tidak memiliki kantor cabang di Kota Makassar.

“Travelnya ini ternyata pusatnya di Jakarta. Kami tadi mengecek tidak ada cabang resmi (di Makassar), jadi mungkin cuma sekelas agen di Makassar,” ungkapnya.

Meski demikian, Rizkayadi menyebut akan tetap memanggil manajemen Travel Jannah Firdaus untuk memberikan klarifikasi penyebab jemaah asal Makassar batal berangkat haji.

“Kami akan memanggil pihak pemilik atau mungkin manajer atau direktur untuk memberikan klarifikasi. Kenapa bisa jemaah asal Makassar bisa batal berangkat dan cuma sampai di Jakarta,” tegasnya.

Terkait ancaman sanksi bagi  Travel Jannah Firdaus, Rizkayadi belum bisa memastikan. Alasannya, hanya Kemenhaj RI yang berwenang memberikan sanksi.

“Kita buat rekomendasi ke pusat. Kami di provinsi tidak dapat memberikan sanksi,<span;> <span;>sanksinya di pusat. Tapi sesuai dengan aturan yang ada di undang-undang pengembalian (dana kepada jemaah),” pungkasnya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Clever Moose Awali Era Arabic Genre Bending Lewat Single Dhabab Dhini

Jakarta - Setelah menempuh perjalanan panjang melintasi berbagai kota...

Ryan Gosling Resmi Diumumkan Sebagai Pemeran Ghost Rider

Jakarta - Ryan Gosling akhirnya resmi diumumkan sebagai pemeran...

Kena Sanksi Privasi, TikTok Didenda Rp126,5 Miliar di Korea Selatan

Jakarta - Otoritas perlindungan data pribadi Korea Selatan kembali...

Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029 dari Solo, Minta Kader PSI Tetap Solid

SOLO, Opsi.id– Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang...

Gibran Soroti RUU Perampasan Aset, Tegaskan Koruptor Harus Dimiskinkan

Jakarta, Opsi.id  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyuarakan...

Ibu di Deli Serdang Terkena Tikaman Pisau Usai Lerai Anak Bertengkar

Deli Serdang, Opsi.id – Seorang ibu di Desa Naga...

Febri Diansyah Ungkap Alasan Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

Jakarta, Opsi.id  – Advokat sekaligus mantan Juru Bicara KPK,...

Perusahaan Rusia Gelar Lomba Minum dari Kloset, Pemenang Bawa Pulang Hadiah Rp20 Juta

Moskow, Opsi.id  – Sebuah perusahaan perlengkapan sanitasi di Stavropol,...

Berita Terbaru

Popular Categories