Matthew Diemas Tegaskan PDI Perjuangan Sudah Jelas sebagai Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo

LANGKAT – Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Matthew Diemas Bastanta, menegaskan bahwa sikap politik PDI Perjuangan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah sangat jelas dan tidak berada dalam posisi yang menggantung sebagaimana dituduhkan sejumlah pihak.

Menurut Matthew, berbagai pernyataan dari sejumlah partai politik yang mempertanyakan posisi PDI Perjuangan menunjukkan adanya kesalahpahaman terhadap sikap yang telah ditegaskan partai sejak awal.

“Sejak awal PDI Perjuangan sudah menentukan sikap. Kami tidak ikut dalam pemerintahan, tetapi juga mengambil peran sebagai partai penyeimbang. Jadi tidak ada yang abu-abu atau menggantung,” ujar Matthew.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial yang pada dasarnya tidak mengenal pembagian secara kaku antara koalisi dan oposisi sebagaimana yang berlaku dalam sistem parlementer.

“PDI Perjuangan memilih menjadi partai penyeimbang. Ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, tentu akan kami dukung. Namun jika ada kebijakan yang perlu diperbaiki, kami akan memberikan kritik dan masukan yang konstruktif demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat ini juga mempertanyakan alasan sejumlah partai politik yang terus menyoroti posisi PDI Perjuangan.

Menurutnya, sikap partai berlambang banteng moncong putih tersebut sudah berkali-kali disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Saya juga heran mengapa ada partai-partai yang begitu sibuk mengurusi sikap PDI Perjuangan. Bukankah lebih baik masing-masing partai fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab politiknya kepada rakyat? Sikap PDI Perjuangan sudah jelas, jadi tidak perlu lagi dipersoalkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Matthew mengingatkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, telah menegaskan sikap partai yang tidak bergabung dalam pemerintahan.

Namun demikian, PDI Perjuangan tetap menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.

Menurutnya, keberadaan partai penyeimbang merupakan hal yang penting dalam sistem demokrasi agar pemerintahan tetap berjalan sesuai dengan kepentingan rakyat dan prinsip-prinsip konstitusi.

“Yang menjadi fokus kami bukan soal berada di dalam atau di luar pemerintahan. Fokus kami adalah mengawal kepentingan rakyat. Itulah sebabnya PDI Perjuangan memilih menjadi partai penyeimbang yang objektif, kritis, dan konstruktif,” pungkasnya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Yogie Nandes Bahas Cinta Pertama di Lagu Menualah Denganku

Jakarta - Setelah dikenal lewat lagu-lagu patah hati seperti...

The Lantis Rilis Single (Jangan Terlalu) Posessif, Tribute Groovy untuk Naif

Jakarta - Grup musik The Lantis memilih jalur berbeda...

Sudaryono Copot 137 Kepala SPPG, Tegaskan Zero Tolerance Keracunan dan Korupsi di Program MBG

JAKARTA, Opsi.id  – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono,...

Bahlil Dorong Pengusaha Daerah Kelola Tambang, UMKM dan Koperasi Diprioritaskan

JAKARTA, Opsi.id   – Menteri Energi dan Sumber Daya...

Diding Boneng Meninggal Dunia, Dunia Komedi Indonesia Berduka

Jakarta - Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia,...

Prabowo Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah: Pilkada Mahal, Hasilnya Memprihatinkan

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya terhadap...

Francine Widjojo Tegaskan SLF Wajib untuk Gedung Parkir, Keselamatan Publik Tak Bisa Ditawar

Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Jokowi: Target PSI 2029 Lebih Besar dari Masuk DPR, Tapi Belum Bisa Diungkap

KUPANG, Opsi.id  – Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia...

Berita Terbaru

Popular Categories