Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) pada Senin, 14 September 2026.
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan tersebut. Posisi Menteri Keuangan kemudian dipercayakan kepada Suahasil Nazara.
Pergantian ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
Suahasil bukan orang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Menkeu, ia menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019.
Ia pertama kali menjadi Wamenkeu ketika Sri Mulyani Indrawati masih menjabat Menteri Keuangan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Jabatan tersebut kembali dipercayakan kepada Suahasil saat Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memimpin pemerintahan sejak Oktober 2024.
Kini, setelah hampir tujuh tahun berada di posisi wakil, Suahasil mendapat kepercayaan untuk memimpin langsung Kementerian Keuangan.
Dalam pelantikan di Istana Kepresidenan, Suahasil mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo.
“Demi Tuhan Saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undanganan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab kiranya Tuhan menolong saya,” ujar Suahasil saat bersumpah dalam pelantikannya sebagai menkeu baru oleh Prabowo di Istana Kepresidenan.
Ekonom dengan Pengalaman Panjang
Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia memiliki latar belakang akademik dan pengalaman panjang dalam bidang ekonomi serta kebijakan publik.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1994. Tiga tahun kemudian, Suahasil meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat.
Di dunia akademik, ia dikenal sebagai dosen Universitas Indonesia.
Pengalamannya di pemerintahan juga cukup panjang. Suahasil pernah menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI periode 2010-2015.
Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.
Dengan pengalaman tersebut, Suahasil kini menghadapi tanggung jawab yang lebih besar sebagai Menteri Keuangan.
Purbaya Baru Setahun Menjadi Menkeu
Sementara itu, masa Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan berlangsung relatif singkat.
Purbaya mulai menjabat Menkeu pada 8 September 2025. Ia ditunjuk Prabowo untuk menggantikan Sri Mulyani.
Sebelum masuk ke kabinet, Purbaya dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ia merupakan lulusan Ilmu Ekonomi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.
Purbaya juga memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Ia pernah menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Mei 2018-September 2020.
Sebelumnya, ia menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada Juli 2016-Mei 2018.
Purbaya juga pernah dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan pada November 2015-Juli 2016.
Kariernya di pemerintahan dimulai dari sejumlah posisi strategis lainnya, termasuk Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia.
Sebelum berkarier di pemerintahan, Purbaya juga lama berkecimpung di dunia ekonomi dan korporasi.
Ia pernah menjadi Field Engineer di Schlumberger Overseas SA, Senior Economist di Danareksa Research Institute, hingga Direktur Utama PT Danareksa Securities.
Pergantian ini membuat Suahasil Nazara kini berada di posisi yang sebelumnya ditempati Purbaya. Ia menjadi Menteri Keuangan sekaligus salah satu figur penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo.[]


