Messi meninggalkan Argentina menuju Barcelona pada usia 13 tahun demi mengejar mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Sementara Ronaldo meninggalkan Pulau Madeira menuju Lisbon saat berusia 12 tahun.
Keduanya berasal dari keluarga sederhana dan harus berjuang menghadapi kerinduan terhadap keluarga demi mewujudkan cita-cita menjadi pemain terbaik dunia.
Di lapangan, karakter mereka berbeda.
Messi dikenal sebagai jenius yang mengandalkan kreativitas, visi bermain, dan kemampuan dribel luar biasa.
Ronaldo berkembang menjadi atlet sempurna dengan kecepatan, kekuatan fisik, serta naluri mencetak gol yang luar biasa.
Persaingan mereka mencapai puncaknya ketika Ronaldo bergabung dengan Real Madrid pada 2009.
Rivalitas individu itu kemudian menyatu dengan pertarungan klasik antara Barcelona dan Real Madrid.
Selama sembilan musim bersaing di La Liga, Ronaldo mencetak 450 gol dalam 438 pertandingan bersama Madrid.
Messi membalas dengan 471 gol dalam 476 pertandingan untuk Barcelona.
Pertarungan mereka tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga dalam perebutan Ballon d’Or, Liga Champions, gelar liga, hingga dominasi di media sosial.
Menurut banyak pengamat, kehadiran satu sama lain justru membuat keduanya berkembang menjadi lebih hebat.
“Cristiano memberi Messi dorongan untuk menjadi pemain yang lebih baik. Begitu juga sebaliknya,” kata mantan gelandang Barcelona, Xavi Hernandez.
Perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat masih berlangsung hingga kini.
Pendukung Ronaldo menunjuk lima gelar Liga Champions, rekor gol internasional, dan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Sementara pendukung Messi mengandalkan delapan Ballon d’Or, koleksi trofi terbanyak, serta keberhasilannya membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.
Baca juga: Lionel Messi Ukir Sejarah! Siap Pimpin Argentina di Piala Dunia Keenamnya
Bahkan setelah meninggalkan Eropa, pengaruh mereka tidak pernah berkurang.
Ronaldo melanjutkan karier di Al-Nassr, Arab Saudi, sedangkan Messi bermain untuk Inter Miami di Amerika Serikat.
Di luar lapangan, keduanya telah berkembang menjadi merek global bernilai miliaran dolar.
Ronaldo menjadi atlet dengan penghasilan tertinggi dunia versi Forbes, sementara Messi tetap menjadi salah satu figur olahraga paling berpengaruh di planet ini.
Foto keduanya bermain catur di atas koper Louis Vuitton menjelang Piala Dunia 2022 bahkan disebut sebagai salah satu kampanye olahraga paling ikonik dalam sejarah media sosial.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Raja Gol Kualifikasi Piala Dunia, Messi Tempel Ketat
Kini, menjelang apa yang mungkin menjadi Piala Dunia terakhir mereka, dunia kembali menanti babak akhir rivalitas yang telah mendefinisikan sepak bola modern.
Bagi sebagian orang, Messi adalah yang terbaik. Bagi yang lain, Ronaldo adalah yang terhebat.
Namun satu hal yang sulit dibantah, sepak bola tidak akan pernah sama tanpa kehadiran dua legenda yang saling mendorong menuju level yang belum pernah dicapai pemain mana pun sebelumnya.
Mungkin itulah alasan mengapa perdebatan Messi versus Ronaldo tidak akan pernah benar-benar berakhir. [BBC Sport]


